Lain-lain

Gudang Segera Serap Tembakau


PROBOLINGGO – Harapan petani tembakau agar pabrikan atau gudang segera buka dan menyerap tembakau lokal, mulai menemukan titik terang. Beberapa gudang menyatakan sudah akan buka dalam waktu dekat.

Saat ini penjualan tembakau di Kabupaten Probolinggo hanya melibatkan petani dan tengkulak. Sedangkan gudang masih belum memulai aktivitas pembelian. Hal ini mengakibatkan tidak adanya patokan harga jual tembakau hingga saat ini.

Kepala Seksi Pergudangan PT Gudang Garam Cabang Paiton Kholifiyah mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya sudah akan memulai aktivitas pembelian tembakau dari petani lokal. Namun, sebelum gudang dibuka, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan selamatan gudang, agar bisnis tembakau pada tahun ini tidak menyebabkan kerugian bagi pihaknya. “Ini memang sudah rutinan setiap tahun. Pasca selamatan ini kami langsung buka,” katanya, Kamis (12/8).

Namun ia tidak bisa memastikan secara pasti kapan acara selamatan itu akan digelar. Sebab, pihak gudang masih mencari hari dengan primbon yang baik untuk menggelar selamatan. “Gudang Garam pusat yang menentukan hari baiknya kapan, tapi insha Allah dalam bulan ini sudah selametan,” terangnya.

Terpisah, Hadi yang merupakan pengurus gudang tembakau pada CV Rejo Hasil yang juga berada di Kecamatan Paiton, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sudah mulai mencari contoh tembakau hasil panen dari petani setempat. Hal itu bertujuan untuk menentukan patokan harga tembakau tahun ini.

“Kalau terkait bukanya, kemungkinan besar dalam pertengahan bulan ini, sambil lalu kami masih menilai hasil tembakau yang sudah dijemur,” ucapnya.

Sementara itu, Sufyan, salah seorang petani tembakau di Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, mengaku senang dengan rencana gudang yang akan segera buka ini. Hal ini menurutnya bisa mengangkat harga tembakau yang selama ini dipatok oleh tengkulak. “Kalau gudang buka, kepastian harga itu kan ada. Jadi tidak bisa tengkulak yang menentukan harga termahalnya,” ujarnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel