Sudut Medhureh

Persiapan Saor, Abelenjheh ka Pasar


KRAKSAAN – Banyak masyarakat Kabupaten Probolinggo meyakini awal Ramadan jatuh pada hari ini. Tidak sedikit dari mereka yang berbelanja kebutuhan dapur untuk persiapan makan sahru dinihari tadi. Mereka pun datang ke pasar untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Minggu (5/5).

Agus Faiz Musleh (24), seorang anak kos yang tinggal di Kota Kraksaan, adalah salah seorang warga yang berbelanja ke Pasar Semampir kemarin pagi. Warga asal Desa Kertosono, Kecamatan Gading ini mengatakan, dirinya harus berbelanja kebutuhan dapur guna mempersiapkan kebutuhan untuk santap sahur pertamanya.

“Riah yap-siyap abelenjheh ghebey kedi’ malem. Palengan la degghi’en saor de’-kadek’en (Ini sedang bersiap berbelanja untuk nanti malam. Sepertinya nanti malam sahur perdana, red),” ujarnya.

Amsi, pedagang asal Desa Gebangan, Kecamatan Pakuniran yang berjualan di Pasar Semampir Kraksaan mengatakan, ada sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan. Di antaranya bawang putih yang menyentuh harga Rp 45 ribu hingga Rp per kilogram.

Tomat ongge du-ibuh. Beng pote se ce’ larangngah. Sekelo sbidhek ebuh. Mun beng mira sprapat ghi’ ning bellung ebuh (Tomat naik Rp 2 ribu. Bawang putih cukup mahal, per kilogram Rp 60 ribu. Bawang merah seperempat kilogram dapat Rp 8 ribu, red),” katanya.

Amsi mengatakan, sama sekali tidak ada niatan dari pedagang pasar untuk menaikkan harga dari bumbu-bumbu dapur tersebut. Sebab mereka juga sudah sama-sama tahu bahwa kebutuhan dapur saat penting dibutuhkan sebagai penikmat makanan.

Saonggunah tak terro melarangah arghe. Keng gun kolaknah se larang, ye juel engak jieh kiah pas (Sebenarnya tidak berniat menaikkan harga. Tapi harga kulakannya memang mahal. Sehingga kami menjual dengan menyesuaikan kulakannya, red),” ungkapnya. (ay/eem)


Bagikan Artikel