Sudut Medhureh

Polisi Nangkep Oreng Sorbhejeh Tokang Ngicok

KRAKSAAN – Tiga warga Kelurahan Tambaksari, Kota Surabaya diamankan oleh Polsek Kraksaan, Selasa (19/3). Mereka tertangkap basah ngicok (mencuri) barang dagangan di Diva Swalayan, sebuah toko modern di Kelurahan Kraksaan Wetan, Kota Kraksaan. Ketiganya telah diamankan oleh anggota Polsek Kraksaan.

Tiga orang tersebut adalah Ponco (55), Indrawati (48), dan Sumila (48). Ketiganya tiba di Diva sekitar pukul 18.00 dengan mengendarai mobil nopol W 1181 VC. Ponco tidak ikut beraksi, namun ia menunggu Indrawati dan Sumila di lokasi parkir mobil. Sementara dua perempuan itulah yang melancarkan aksi mencuri barang swalayan.

Ponco, Indrawati, dan Sumila diamankan oleh Polsek Kraksaan karena terlibat dalam aksi pencurian di Diva Swalayan, Selasa (19/3) malam. (Abdul Jalil/Koran Pantura)

Kepada petugas Polsek, Ponco mengaku hanya bertugas mengantar dua wanita itu. Poncok mengaku bekerja sebagai ojek mobil online. Ketika sedang sepi angkutan, ia diminta untuk mengantar Indrawati dan Sumila ke Kraksaan.

Engkok tak rok-nurok. Ghun ngantos neng mobil. Se alakoh reng bine’ keddueh jieh. Jieh benne tang bineh, ghun kancah (Saya nggak ikut-ikut, hanya menunggu di mobil. Yang kerja dua wanita itu. Mereka bukan istri saya, hanya teman, red),” aku Ponco kepada penyidik Polsek Kraksaan.

Ponco mengungkapkan, dua perempuan itu hanya melancarkan aksi di dua lokasi. Yaitu di Sinar Mas Probolinggo dan Diva Swalayan Kraksaan.

Engkok tak taoh pa-apah. Mobil se eyangghui riah bheih ollenah rental (Saya nggak tau apa-apa. Mobil yang dipakai ini hasil rental, red),” kata Ponco.

Sementara Indrawati dan Sumila tak mau menjawab pertanyaan dari Koran Pantura. Keduanya hanya menangis seakan menyesal akan perbuatannya.

Sementara itu, Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono menerangkan, di swalayan tersebut, Indrawati dan Sumila beraksi dengan cara masuk ke dalam swalayan. Selanjutnya, keduanya mengambil sejumlah barang untuk dicuri. Barang-barang tersebut disembunyikan di balik baju yang mereka pakai.

“Jadi, dua pelaku perempuan ini mencuri barang lalu disembunyikan di balik baju. Mereka bolak-balik keluar masuk swalayan sampai barang yang dicurinya semakin banyak. Yang diambil barang-barang mahal semua,” ungkap Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono, Rabu (20/3).

Rupanya, aksi 2 pelaku itu diketahui oleh salah seorang karyawan. Karyawan tersebut melihat apa yang dilakukan 2 pelaku itu dari layar CCTV (Closed Circuit Television). Akhirnya aksi dua pelaku diketahui.

“Karyawan itu langsung mengecek mobil pelaku. Ternyata di dalam mobil, banyak barang dari swalayan yang diambil secara diam-diam. Akhirnya pelaku diamankan, kemudian diserahkan ke kami untuk ditindaklanjuti. Estimasi kerugian swalayan ini sekitar Rp 2,7 juta,” terang Kompok Joko kepada Koran Pantura. (yek/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan