Sosbudpar

Rp 675 Juta, untuk Menara Pandang Bukit P30 Bromo


KRAKSAAN – Program pembangunan menara pandang di Pundak Lembu atau P30 di Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, terus digulirkan. Hingga saat ini, program itu sudah masuk tahap lelang. Targetnya menara pandang itu bisa difungsikan mulai awal tahun depan.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, fasilitas ini nantinya akan digunakan sebagai titik pantau untuk menikmati panorama kawasan Gunung Bromo dan gugusan pegunungan di sekitar P30. Adanya fasilitas tambahan ini, diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Menara yang nantinya akan dibangun ini untuk memanjakan pengunjung menikmati pemandangan gugusan gunung. Saat ini masih tahap lelang,” ujarnya, kemarin.

Pembangunannya dianggarkan Rp 675 juta. Lebih kecil dibandingkan dengan prediksi penggunaan anggaran yang dibutuhkan. Sebelumnya, sempat diprediksikan pembangunannya akan menghabiskan dana Rp 1,8 miliar. Sebab, konstruksi bangunan harus kokoh agar aman saat digunakan pengunjung.

Menara pandang yang sudah direncanakan akan dibangun menggunakan kayu dan beton. Persentasi penggunaan kayu sebanyak 60 persen dan 40 persen merupakan beton. Konstruksi itu juga telah diperhitungkan. Baik masa penggunaan dan tingkat keamanannya. Keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas.

Nantinya menara pandang akan dibangun dengan ketinggian 2 meter. Berada di puncak, membuat bangunan mudah diterpa angin. Karenanya, bangunannya tidak terlalu tinggi. Jika terlalu tinggi, kenyamanan pengunjung akan berkurang, karena hembusan angin lebih kuat.

“Mungkin bulan depan sudah mulai bisa dikerjakan. Dan, awal tahun sudah bisa difungsikan. Utamanya dapat menggaet wisatawan agar lebih meningkat,” ujarnya. (yek/ra)


Bagikan Artikel