Sosbudpar

Mas Zulmi Tebar 15 Ribu Nila di Sekarkare


DRINGU – Upaya pemerintah Desa Sekarkare, Kecamatan Dringu dalam mengembangkan usaha budidaya perikanan air tawar mendapatkan dukungan dari Direktur Utama Hasan Foundation H. Zulmi Noor Hasani. Pengusaha muda yang biasa disapa Mas Zulmi itu tak segan menyumbangkan bantuan berupa 15 ribu bibit ikan nila yang Rabu (23/6) ditabur di rawa desa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sekarkare Senadi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Hasan Foundation. Menurutnya bantuan bibit ikan nila tersebut sangat berarti bagi usaha budidaya ikan air tawar yang tengah dirintis oleh pemerintah Desa Sekarkare.

“Di desa kami terdapat tiga rawa yang selama ini belum dikelola dan dimanfaatkan untuk usaha berkelanjutan. Namun setelah kunjungan Mas Zulmi beberapa waktu lalu yang menyatakan dukungannya untuk dirintisnya usaha kreatif itu, akhirnya kami mantapkan diri dan beranikan untuk memulai usaha ini,” ujar Kades Senadi kemarin.

Lebih lanjut, Kades Senadi mengatakan selanjutnya pengelolaan usaha budidaya ikan air tawar ini, akan dipercayakan pada BUMDes Sekarkare. Untuk perawatan dan pakan ikan nila tersebut, awalnya akan dibantu melalui dana desa. Namun selanjutnya diharapkan, BUMDes mampu secara mandiri mengelolanya.

“Pemerintah Desa Sekarkare sangat berkeinginan untuk meningkatkan taraf hidup warganya. Melalui usaha budidaya ikan air tawar ini, diharapkan mampu menjadi oase baru penggerak perekonomian warga Desa Sekarkare,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Hasan Foundation H. Zulmi Noor Hasani mengaku sangat mengapresiasi keinginan dan usaha yang telah ditunjukkan oleh pemerintah Desa Sekarkare. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, membaca sebuah peluang usaha adalah hal yang sangat berharga dan patut untuk didukung.

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah desa Sekarkare ini adalah salah satu wujud dan upaya yang tak tinggal diam dalam mendukung program ketahanan pangan. Karena itu melalui yayasan Hasan Foundation ini, kami tergerak untuk memberikan dukungan berupa ribuan bibit ikan nila untuk dibudidayakan dirawa yang sempat terbengkalai ini,” akunya.

Meski demikian, Mas Zulmi berharap agar inovasi yang dilakukan oleh pemerintah Desa Sekarkare ini tak berhenti sampai pada pengembangan budidaya ikan air tawar saja. Melainkan juga bisa dikembangkan usaha lainnya yang mendukung program ketahanan pangan.

“Harapannya pemerintah Desa Sekarkare bisa konsisten menjalankan usaha rintisannya ini. Ke depan juga diharapkan bisa memunculkan peluang usaha lainnya yang digali atas segala yang menjadi potensi desa,” harapnya.

Ditambahkannya, bahwa apa yang telah ditunjukkan oleh pemerintah Desa Sekarkare ini  dapat direplikasi oleh pemerintah desa lainnya di Kabupaten Probolinggo. Yayasan Hasan Foundation pun dengan tangan terbuka akan sangat siap untuk mendukung ide-ide usaha yang kreatif demi mendukung program ketahanan pangan.

“Pemerintah desa lainnya kami harapkan bisa mereplikasi program ketahanan pangan seperti yang dilakukan oleh pemerintah Desa Sekarkare dengan metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi),” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel