Sosbudpar

Pelaku Wisata Dukung Penutupan Bromo saat Kasada


SUKAPURA – Belum ada penetapan penutupan wisata Gunung Bromo dalam momen perayaan Yadnya Kasada 2021 yang akan dilangsungkan akhir bulan ini. Namun, pelaku wisata meminta agar perayaan Kasada itu ditutup untuk wisatawan.

Selain untuk menghormati umat yang menjalankan ritual Kasada, dukungan penutupan   itu juga demi menghindari terjadinya kerumunan dan penyebaran Covid-19. “Kami dukung agar wisata ditutup saja saat Kasada. Ya biar khusuk dan mencegah kerumunan dan penyebaran Covid-19,” kata Mahmudi, seorang pelaku wisata asal Malang, Minggu (6/6).

Pria yang biasa disapa Mbah Jenggot itu menambahkan, usulannya itu sudah mewakili  rekan pelaku wisata lain. Karena itu, ia pun meminta agar pengelola wisata Gunung Bromo, yaitu Balai Besar TNBTS segera mengeluarkan rilis. “Harapan kami, segera diumumkan agar tamu tidak kadung booking. Kalau diumumkan saat ini, jauh hari, tambah enak, tidak dadakan,” katanya.

Menurut Mahmudi, dengan pengumuman lebih awal itu diharapkan wisatawan tidak kembali kecele seperti halnya penutupan sebelumnya. “Contoh kemarin pas libur Idul Fitri kan dadakan. Nah ini mumpung masih ada waktu, harusnya sudah diumumkan lebih awal,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Data Evaluasi dan Kehumasan TNBTS Syarif Hidayat belum bisa memberikan ketetapan tersebut. Ia mengaku masih menunggu surat resmi dari pihak terkait. “Teknisnya nanti akan dibahas kembali, dan menunggu surat dulu,” katanya.

Sebelumnya, PHDI Kabupaten Probolinggo menetapkan pelaksanaan perayaan Yadnya Kasada pada 25-26 Juni mendatang hanya untuk warga lokal. Momen ini sementara ditutup untuk wisatawan, karena kondisi masih pandemi Covid-19. Hanya, sampai saat ini belum ada pengumuman terkait penutupan wisata tersebut. (rul/iwy)


Bagikan Artikel