Sosbudpar

Yadnya Kasada Digelar 25 Juni, Khusus bagi Warga Tengger


SUKAPURA – Wisata Gunung Bromo akan kembali ditutup pada akhir Juni ini. Salah satunya karena ada perayaan Yadnya Kasada. Namun, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, Yadnya Kasada berstatus tertutup untuk wisatawan. Kasada ini hanya untuk warga Tengger.

“Kasada tahun ini tetap berlangsung, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan, karena dalam kondisi pandemi corona. Hanya berlaku bagi penduduk lokal atau internal Tengger,” kata Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo Bambang Suprapto kepada Koran Pantura, Rabu (2/6).

Ia tidak menampik jika ritual Yadnya Kasada merupakan magnet yang mampu menarik wisatawan nusantara dan mancanegara. Namun, demi kebaikan bersama di masa pandemi ini, maka masyarakat luar tidak diperkenankan hadir. “Ini hasil keputusan bersama. Namun, masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Kami sudah meminta Pemkab Probolinggo untuk menyosialisasikan hal itu,” jelasnya.

Ritual Yadnya Kasada secara umum tidak banyak perubahan. Hanya, resepsi dan penobatan tokoh yang biasa dilakukan tiap tahun di Pendapa Agung Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, ditiadakan.

Selain menerapkan protokol kesehatan, keamanan juga akan diperketat dengan melibatkan TNI-Polri dan keamanan adat. Mereka akan memeriksa identitas warga yang akan masuk ke lokasi ritual. Jika bukan masyarakat Tengger, maka diharapkan untuk kembali.

“Dalam rapat bersama diputuskan akan memberlakukan penjagaan siapa saja yang hendak masuk ke wilayah Gunung Bromo. Disaring di cek poin menuju arah Bromo. Jika pada waktu normal boleh masuk, nanti tidak. Bagi yang mau datang, pasti diperiksa. Kalau bukan orang Tengger, maka harus kembali,” terang Bambang.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Data Evaluasi dan Kehumasan  pada Balai Besar TNBTS Syarif Hidayat mengaku sampai kemarin pihaknya belum mendapatkan laporan dan data dari pihak terkait. “Info kapan kasada belum ada surat / informasi / pemberitahuan ke kami. Jadi belum bisa menyampaikan informasi  mengenai teknis,” katanya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel