Sosbudpar

Waspadai Badai di Laut Pasir Bromo


SUKAPURA – Kawasan wisata Gunung Bromo di Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo sering terjadi badai di laut pasir. Dan itu sedang terjadi di musim peralihan seperti saat ini. Meski dasarnya tidak berbahaya, wisatawan tetap diminta waspada. Terutama tetap mengenakan masker.

Badai ini datang setiap waktu dan dengan durasi yang tidak begitu lama. Biasanya badai terjadi menjelang siang. 

Herman, salah satu pengunjung, saat ini pemandangan di Gunung Bromo dan lautan pasirnya sedang bagus karena cuaca yang cerah. “Cuma sekarang agak berdebu, kalau ada angin kencang. Debunya lumayan kena ke muka. Makanya pakai masker,” katanya kepada Koran Pantura, Minggu (30/5).

Tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengunjung, badai debu juga berdampak pada pedagang di parkiran laut pasir Gunung Bromo. Penjualan jadi sepi pembeli. “Ya kalau angin kencang seperti sekarang, sepi. Orang-orang yang ke sini justru malah pengen cepat-cepat pulang,” kata Sunarko, salah satu pedagang di laut pasir, kemarin.

Sementara itu, Kepala Resort Lautan Pasir Gunung Bromo Subur Hari Handoyo saat dikonfirmasi mengatakan badai pasir merupakan fenomena tahunan yang terjadi di musim kemarau. Angin kencang datang pada siang hari, lalu hilang.

“Wisatawan sebaiknya tidak mendekat di area tornado atau badai pasir, karena debu yang beterbangan akan mengotori pakaian dan mengganggu pernapasan,” katanya. Selain itu, Subur menambahkan, wisatawan juga sebaiknya datang ke kawasan lautan pasir di pagi hari dan selalu mengenakan masker, serta kacamata. (rul/iwy)


Bagikan Artikel