Sosbudpar

Nyepi, Bromo Ditutup Total


SUKAPURA – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akan menutup wisata Gunung Bromo pada Hari Raya Nyepi akhir pekan ini. Itu dilakukan agar warga suku tengger lebih hikmat menjalani ibadah.

Kepala Seksi Pengelolaan Wisata Wilayah 1 BB TNBTS Sarmin menjelaskan, Hari Raya Nyepi tahun 2021 ini jatuh pada tanggal 15 Maret 2021. Berdasarkan hasil rapat BB TNBTS dengan tokoh masyarakat, pelaku wisata dan Muspika, disepakati wisata Bromo ditutup selama Hari Nyepi.

Penutupan itu berlaku mulai Minggu, tanggal 14 Maret 2021 pukul 00.00 WIB hingga Senin, tanggal 15 pukul 06.00 WIB.

“Mulai tanggal 14 hingga 15 maret, empat pintu masuk menuju Gunung Bromo akan ditutup. Hal ini sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan sejumlah pihak. Selama penutupan, empat 4 pintu masuk ini akan dijaga oleh petugas,” ujar Sarmin, Minggu (7/3).

Sebelum ditutup, lanjut Sarmin, BB TNBTS akan mensosialisasikan kebijakan itu secara masif. “Baik melalui media sosial maupun melalui pelaku wisata, pemilik hotel dan penginapan serta pemandu wisata di kawasan,” tandasnya.

Camat Sukapura Rahmad Widiharto, membenarkan penutupan kawasan wisata Bromo. Salah satu tujuannya, demi menjaga situasi agar ritual Nyepi umat Hindu tengger berlangsung khidmat.

“Dengan penutupan ini, warga hindu Suku Tenngger diharapkan dapat menjalankan ibadah Nyepi dengan khidmat dan tidak terganggu,” terang Rahmad.

Agar tidak ada wisatawan yang nekat naik menuju Gunung Bromo, petugas gabungan dari TNI/Polri, Jogoboyo, dan warga akan melakukan penyekatan akses jalan di Desa Wonokerto, seperti tahun sebelumnya.

“Nantinya petugas gabungan akan berjaga untuk antisipasi ada wisatawan yang nekat naik ke Gunung Bromo saat Nyepi. Sehingga umat Hindu bisa beribadah tanpa gangguang wisatawan dan lalu lalang kendaraan,” pungkasnya. (rul/awi)


Bagikan Artikel