Sosbudpar

Aksi Bagi Bunga, Komunitas Difabel Kota Probolinggo Tagih Perda Disabilitas


PROBOLINGGO – Sejumlah penyandang disabilitas yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Inklusi (Formasi) Kota Probolinggo Kamis (3/12) mendatangi gedung DPRD setempat. Kedatangan mereka terutama untuk menagih Perda Disabilitas. Hanya, tidak ada satupun anggota dewan yang menemui warga difabel itu.

Sebelumnya, komunitas difabel Kota Probolinggo ini menggelar aksi damai. Mereka membagikan bunga kepada pengendara jalan di depan kantor DPRD Kota Probolinggo di Jl Suroyo. Tujuannya agar masyarakat mau menerima kaum difabel sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat.

Selanjutnya perwakilan Formasi bergerak menuju kantor dewan. Mereka berharap bisa berdialog dengan dewan untuk menagih janji Perda tentang Disabilitas. Perda ini sebelumnya dijanjikan oleh dewan bakal tuntas pada Februari 2020. Namun sampai saat ini belum ada kabar serta belum ada pembahasan.

“Kami berupaya memperjuangkan perda itu untuk warga difabel di Kota Probolinggo. Agar ada payung hukum yang mencakup segala hal tentang difabel. Mulai dari kesejahteraan, pendidikan, sampai lapangan pekerjaan,” kata salah satu perwakilan Formasi, Muhammad Saikhu.

Menurutnya, di Jawa Timur baru Kabupaten Jember dan Situbondo yang memiliki perda disabilitas. Karena itu, Saikhu dan kawan-kawannya menggelar aksi simpatik bagi-bagi bunga sekaligus menagih janji wakil rakyat di DPRD Kota Probolinggo.

Sejauh ini, perhatian pemerintah pada kaum difabel di Kota Probolinggo memang baik. Namun terkadang, masih sebatas bantuan dan pelatihan saja. “Follow up–nya yang kurang. Kadang setelah pelatihan dan diberi bantuan alat, sudah sampai di situ saja,” ujarnya.

Upaya komunitas difabel menagih janji dewan ini pun berakhir hampa. Lantaran anggota maupun pimpinan dewan kemarin tidak ada di tempat. Sekretariat DPRD Kota Probolinggo menyarankan agar dijadwal ulang rencana pertemuan dengan dewan. (rul/iwy)


Bagikan Artikel