Webinar KPCPEN #09

Kategori: Sosbudpar

TNBTS Ingatkan Soal Gempa Freatik

SUKAPURA – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengingatkan wisatawan tentang bahaya letusan freatik di Gunung Bromo. Pengelola wisata pun melarang pengunjung dan warga mendekati kawah.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Gunung api (PVMBG) Pos Gunung Api (PGA) Cemorolawang merekomendasikan pengunjung di sekitar Gunung Bromo tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif. Hal itu juga berlaku bagi masyarakat dan pelaku jasa wisata. Gunung Bromo sendiri saat ini, statusnya di level II atau waspada.

“Mudah-mudahan gak terjadi apa-apa, yang penting aktivitas terkini dan rekomendasi sudah disampaikan ke semua pihak,” kata Kapos PGA Cemorolawang Wahyu Adrian Kusuma, kemarin (20/10).

Rekomendasi itu, kata Wahyu, sudah dikeluarkan sejak 13 Agustus lalu. Hingga kini, rekomendasi tersebut belum dicabut. Mengingat ada peningkatan jumlah suplai magma.

Artikel Terkait

Selain itu, tingkat kegempaan juga intensitasnya tercatat naik. Pada Juli tercatat ada 8 kali gempa, Agustus 10 kali dan September 11 kali. Sehingga sangat berbahaya, jika ada manusia di sekitar kawah Gunung Bromo.

“Karena mekanisme letusan freatik adalah pelepasan gas yang terakumulasi dan membawa material dari pipa kepundan. Maka letusan freatik biasanya tidak memberikan tanda-tanda yang jelas sebelum erupsi, juga bisa terjadi sewaktu-waktu atau mendadak,” jelasnya.

BBTNBTS pun, melarang kunjungan ke kawah Gunung Bromo. Melalui akun instagram bbtnbromotenggersemeru, larangan itu diumumkan pada Senin kemarin. Alasannya, selain untuk mencegah penyebaran Covid-19, pembatasan kunjungan ini dikarenakan rekomendasi PVMBG PGA Cemorolawang. Demi keselamatan wisatawan. (rul/ra)

Artikel Terbaru

Ada “Tempe Santri” di Pondok HATI, Jadi Bekal Life Skill dan Sarana Dakwah Bisnis

KRAKSAAN - Dunia pesantren kini semakin modern. Para santri tidak hanya diajari pendidikan keagamaan dan…

2 Desember 2020

UMK Kota Probolinggo Naik Rp 31 Ribu

PROBOLINGGO – Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2021 Probolinggo naik. Namun,  sepertinya kenaikan UMK ini…

2 Desember 2020

Dana TT 2021 Hanya Rp 10,5 M

PROBOLINGGO - Pemkab Probolinggo mengalokasikan dana tidak terduga (TT) senilai Rp 10,5 Miliar untuk tahun…

2 Desember 2020

Dispendik Kabupaten Probolinggo Maksimal Berinovasi Saat Pandemi

KRAKSAAN – Upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dalam menjamin pembelajaran siswa tetap berlangsung maksimal patut…

1 Desember 2020

Percepatan Swasembada Daging Indonesia, 1.000 Sapi Didrop ke Kecamatan Lumbang

LUMBANG – Program 1000 Desa Sapi yang digulirkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia resmi dimulai…

1 Desember 2020

Operasi Yustisi, Ratusan Warga Terjaring

PROBOLINGGO – Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) secara serentak di 24 kecamatan digelar perdana…

1 Desember 2020