Sosbudpar

Rp 2,8 Miliar untuk Bangun Pantai Bahak


TONGAS – Pemkab Probolinggo tidak tanggung-tanggung untuk mengembangkan setiap potensi wisata alam yang dimilikinya. Sebagai wujudnya, tahun ini pemkab fokus pada pembangunan Pantai Bahak di Kecamatan Tongas. Bahkan, tahun ini sudah dialokasikan Rp 2,8 miliar itu untuk melengkapi seluruh fasilitas penunjang di kawasan tersebut.

Alokasi anggaran untuk pembangunan Pantai Bahak secara besar-besaran itu awalnya sempat jadi tarik ulur. Salah satu alasannya karena alokasi anggaran untuk Pantai Bahak sempat masuk recofusing dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Hanya, setelah itu dipastikan Pantai Bahak tetap dibangun melalui dana cadangan yang tetap bersumber dari ekonomi kreatif. “Awalnya seperti itu, tapi alhamdulillah ternyata alokasi dari Kemerinterian Pariwisata tetap turun,” jelas Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud), Sugeng Wiyanto Selasa (6/10).

Program pembangunan ini hampir sama dengan program yang diajukan Pemkab Probolinggo dalam membangun P-30 di Desa Wonokerso tahun 2019 lalu. “Sama, jadi dari alokasi anggaran itu semua fasilitas penunjang dibangun serentak, dengan harapan setahun kemudian bisa menyumbang PAD seperti halnya P30 itu,” jelasnya.

Sugeng merinci, ada beberapa fasilitas yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan, seperti pembangunan gazebo, selayang pandang, foto booth di kawasan pantai, hingga fasilitas MCK yang standar serta pengerjaan lainnya. “Yang pasti tahun ini akan dilengkapi semuanya,” ujarnya.

Dengan fasilitas yang sudah lengkap, diharapkan setahun kemudian tempat ini bisa menyumbang PAD sektor wisata kepada Pemkab Probolinggo. “Nanti tetap seperti di P30, tidak hanya dikelola Pemkab Probolinggo saja, tapi ada juga dari desa dan unsur lainnya, tergantung dari pendatanganan kerjasama (PKS),” terangnya.

Sementara, terkait dengan pengerjaan proyek sendiri, sesuai dengan kontrak itu akan berakhir pada akhir tahun ini atau akhir desember mendatang. “Sesuai dengan kalender anggaran, jadi Desember akhir harus selesai semuanya,” katanya.

Ia pun optimis, pantai bahak juga menjadi piliha alternatif selain pantai duta dan pantai bentar. “Nanti harapan kami justru wisata pantai yang dikelola pemkab sama sama bersaing demi kemajuan wisata Kabupaten Probolinggo,” tandasnya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel