Kategori: Sosbudpar

Imbau Pengendara Bermasker, Ini Operasi Yustisi ala NU Kraksaan

KRAKSAAN – Pemerintah saat ini tengah gencar melaksanakan operasi yustisi agar masyarakat terbiasa mengenakan masker. Operasi tersebut didukung oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan. Kegiatan serupa operasi yustisi, juga dilakukan PCNU setempat melalui Pimpinan Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (PC LPBI) NU setempat.

Operasi digelar di Jl. KH. Abdurrahman Wahid di depan kantor PCNU Kota Kraksaan, Sabtu (26/9). Dalam operasi yang berlangsung sekitar 1 jam dari pukul 09.00-10.00 tersebut, PC LPBI Kraksaan mengajak serta sejumlah organisasi. Salah satunya adalah Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD).

Ketua PC LPBI NU Kota Kraksaan Eko Sumedhi mengatakan, dalam operasi tersebut, setiap pengendara tetap dipersilakan melintas di Jl. KH. Abdurrahman Wahid. Terutama jika mereka memang mengenakan masker. Namun jika tidak bermasker, pengendara terkait distop dan diminta menepi. Selanjutnya, pengendara diberi masker dan diminta untuk langsung mengenakannya.

“Ternyata masih banyak yang tidak mengenakan masker. Untuk itu, kami mengingatkan sekaligus mengimbau mereka agar selalu mengenakan masker jika beraktivitas di luar rumah. Kami tidak memberikan sanksi, kami hanya mengedukasi,” tegas Eko.

PC LPBI NU Kota Kraksaan mengedukasi para pedagang tembakau di Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran agar terbiasa mengenakan masker ketika bekerja. (Abdur Rohim Mawardi/Koran Pantura)

Artikel Terkait

Dalam operasi tersebut pihaknya membawa cukup banyak masker. Seluruhnya dibagikan kepada masyarakat. Operasi yustisi ala NU itu sendiri digelar di sejumlah tempat.

“Selain di depan kantor PCNU, kami juga menggelar operasi di tempat lain. Seperti di Desa Glagah Kecamatan Pakuniran, kami mengedukasi bapak-bapak pedagang tembakau agar terbiasa bermasker ketika sedang bekerja,” terang Eko.

Selain membagikan masker, LPBI juga melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah lokasi. Termasuk di kantor PCNU Kota Kraksaan. Menurut Eko, masyarakat sat ini harus menyadari bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung. Sementara di sisi lain, sejak pemerintah memberlakukan masa adaptasi kebiasaan baru, masyarakat cenderung bebas melakukan berbagai aktivitas.

“Padahal, pandemi masih berlangsung. Jadi, meski beraktivitas dengan leluasa di luar rumah, masyarakat harus tetap berusaha menjaga dirinya sendiri dan orang lain dengan cara menerapkan protokol kesehatan. Yang paling utama mengenakan masker,” tegas Eko.

Selain bermasker, masyarakat juga tetap harus menerapkan physical distancing, rajin mencuci tangan, dan mengenakan hand sanitizer. “Ikhtiar-ikhtiar agar terhindar dari Covid-19 harus dilakukan agar penyebarannya tidak terus menerus terjadi. Kami LPBI berusaha mengingatkan agar warga melakukan itu. Salah satunya dengan cara mengenakan masker,” tegas Eko. (ay/eem)

Artikel Terbaru

Pilkades Serentak 62 Desa, Siapkan Anggaran Rp 1,5 Miliar

KRAKSAAN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Probolinggo tahun 2021 mendatang dipastikan hanya…

21 Oktober 2020

Waduh, Ada Sampah Medis di Stadion Bayuangga

PROBOLINGGO - Warga di sekitar Stadion Bayuangga Kota Probolinggo mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang berserakan…

21 Oktober 2020

Satpol Kota Probolinggo Bongkar Tempat Judi

PROBOLINGGO - Satpol PP Kota Probolinggo bergerak memberantas perjudian. Selasa (20/10) sore, Satpol PP membongkar…

20 Oktober 2020

TNBTS Ingatkan Soal Gempa Freatik

SUKAPURA - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengingatkan wisatawan tentang bahaya letusan…

20 Oktober 2020

Kumpulkan Minyak Jelantah, Cegah Warga Konsumsi Minyak Curah

PROBOLINGGO-Yayasan Komunitas Kritis Indonesia (YKKI) Cabang Kota Probolinggo punya gawe yang patut diapresiasi. Mereka mengumpulkan…

20 Oktober 2020

Bafa Al Faiz Jawara Musik Islami

PROBOLINGGO - Kelompok Musik Bafa Al Faiz keluar sebagai juara pertama dalam Lomba Akustik Musik…

19 Oktober 2020