Kategori: Sosbudpar

Harga Jual Anjlok, Petani Tengger “Give Away” Kubis

SUKAPURA – Kubis yang dihasilkan petani di lereng Gunung Bromo harganya tetap anjlok. Menghadapi situasi begini, petani warga Tengger memilih untuk tidak membakar kubisnya, tetapi membagikannya (give away) kepada warga.

Aksi petani bagi-bagi kubis itu mendapat respons luar biasa.Warga sangat berminat, karena bisa memanfaatkan kubis itu untuk dimasak. Hal ini yang dilakukan Kades Wonokerto, Heri Dwi saat berkunjung ke Desa Brabe, Kecamatan Maron.

Kades Heri mengatakan, harga jual sayur saat ini bisa dibilang tidak beruntung. “Jadi memang murah. Tetapi kami sebagai warga Tengger tidak melakukan aksi seperti yang dilakukan petani lain,” katanya.

Kubisnya dibagikan kepada warga lain. Dengan begitu, diharapkan kubisnya bisa lebih manfaat. “Alhamdulillah ternyata banyak yang minat.  Hal seperti ini juga bentuk syukur terhadap rezeki yang diberikan meskipun harga murah,” katanya.

Artikel Terkait

Ia pun mengapresiasi budaya suku Tengger yang memang menghargai setiap rezeki dari Tuhan. “Tapi kebanyakan menang kalau murah, sudah dibiarkan begitu saja di ladang, nggak pernah sampai dibakar sebagai bentuk kekecewaan,” katanya.

Meski begitu, jika nantinya harga jual kubis tetap tak terkerek naik, hasil panen sayur itu pun akan langsung diberikan kepada wisatawan yang melintas di jalur wisata Gunung Bromo. “Rencananya begitu. Harapan kami, ketika itu dilaksanakan, bisa mendongkrak jumlah pengunjung Gunung Bromo ” terangnya.

Sebelumnya, harga jual kubis dari tingkat petani Rp 200 saja per kilogram. Dengan harga jual senilai itu, petani merugi. Alhasil, banyak petani yang memilih membiarkan kubisnya tetap di lahan, agar jadi pupuk organik. (rul/iwy)

Artikel Terbaru

Diskominfo Latih Digital Branding Para OPD

KRAKSAAN - Untuk mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Probolinggo lebih kreatif membangun dan mengaktivasi…

22 Oktober 2020

Museum Probolinggo Diganti Museum Rasulullah

PROBOLINGGO – Kamis (22/10) sejak pagi hingga petang, Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin supersibuk. Pukul…

22 Oktober 2020

Pilkades Serentak 62 Desa, Siapkan Anggaran Rp 1,5 Miliar

KRAKSAAN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Probolinggo tahun 2021 mendatang dipastikan hanya…

21 Oktober 2020

Waduh, Ada Sampah Medis di Stadion Bayuangga

PROBOLINGGO - Warga di sekitar Stadion Bayuangga Kota Probolinggo mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang berserakan…

21 Oktober 2020

Satpol Kota Probolinggo Bongkar Tempat Judi

PROBOLINGGO - Satpol PP Kota Probolinggo bergerak memberantas perjudian. Selasa (20/10) sore, Satpol PP membongkar…

20 Oktober 2020

TNBTS Ingatkan Soal Gempa Freatik

SUKAPURA - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengingatkan wisatawan tentang bahaya letusan…

20 Oktober 2020