Sosbudpar

Ponpes Genggong Berduka, Nun Bang Tutup Usia


PAJARAKAN – Duka sedang menggelayuti Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan Kabupaten Probolinggo. Salah satu pengasuh ponpes tersebut, yakni KH. Moh. Hasan Abdel Bar, tutup usia di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Minggu (30/8) sore.

Berdasar informasi yang dihimpun Koran Pantura, kiai yang karib disapa Nun Bang itu meninggal dunia pukul 17.20 WIB. Itu setelah ia menjalani perawatan medis sejak beberapa hari yang lalu. Namun, tiba-tiba kabar meninggalnya sang kiai seketika merebak begitu cepat di media sosial.

Kabar itu kemudian dibenarkan oleh Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto. Saat dikonfirmasi, Sugianto membenarkan telah berpulangnya Nun Bang sekitar pukul 17.20 WIB. “Iya benar, beliau wafat tadi sore,” kata Sugianto sore kemarin.

Hal senada disampaikan Pengasuh Ponpes Zaha Genggong KH Hasan Mutawakkil Alallah. Kiai Mutawakkil menyatkaan berduka atas perginya Nun Bang. Ia berharap, semoga amal ibadah dan perbuatannya diterima Sang Maha Kuasa. “Iya, sudah berpulang saudara saya. Semoga khusnul khatimah,” tutur Kiai Mutawakkil.

Selanjutnya, Kiai Mutawakkil meminta agar apa yang menjadi kesalahan Nun Bang terhadap para santri, alumni dan simpatisan, agar dimaafkan.

Dari pantauan Koran Pantura tadi malam, jenazah almarhum dipulangkan ke rumah duka sekitar pukul 19.30 dengan ambulans RSUD. Ribuan warga dan dan alumni menyesaki sepanjang ruas jalan sekitar Ponpes Genggong. Meski mereka tak diperkenankan untuk masuk, para alumni dan simpatisan itu padat bergerumun di depan gerbang.

Semakin larut, jumlah warga yang datang semakin membeludak. Bibir-bibir para peziarah pun tak hentinya bergeming melafalkam ayat suci Alquran. Tak sedikit dari mereka yang menyebut Nun Bang merupakan salah satu tokok ulama besar. (yek/iwy)


Bagikan Artikel