Sosbudpar

Wisata Puncak Pundak Lembu Diresmikan


SUMBER – Wisata Puncak Pundak Lembu atau P30 di Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko. Peresmian itu juga dihadiri Forkopimda, TNBTS, dan Perhutani.

Begitu tiba di lokasi peresmian, Wabup Timbul dan rombongan meninjau lokasi bangunan dan sejumlah fasilitas penunjang wisata. Mereka juga menyempatkan diri foto bersama di padang ilalang dengan latar belakang Gunung Bromo dan Bukit Teletubis yang telah disetting dengan nuansa Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Wabup Timbul mengatakan, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, sektor wisatawan cukup terdampak. Beberapa waktu lalu, ia menjaring aspirasi dengan cara mengundang dan latihan musik bersama di kediamannya. “Itu saya lakukan untuk menyemangati para pelaku wisata,” terangnya.

Karena kondisi itu pula, Wabup Timbul meminta kepada pelaku jasa wisata untuk terus berinovasi dan mengasah kreativitas dalam menjalankan usahanya di sektor wisata. “Perlu inovasi, kreativitas, dan ketahanan mental. Kita tidak boleh larut dalam kondisi saat ini, makanya harus bangkit agar perekonomian kembali normal,” terangnya.

Wabup juga meminta kepada masyarakat, utamanya di kawasan P30 dan destinasi wisata lain agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Protokol kesehatan itu penting. Mohon kiranya tetap disiplin. Dengan begitu, wisata jalan, ekonomi jalan,” ungkapnya.

Kawasan P30 sendiri telah dipoles sedemikian rupa oleh Pemkab Probolinggo. Pembangunannya rampung pada akhir 2019 lalu. Setidaknya dana sebesar Rp 4,7 miliar digelontorkan untuk memolesnya.

P30 berada di ketinggian 2.635 mdpl (meter di atas permukaan laut). Pucaknya lebih tinggi 306 meter dari Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 mdpl.

Dari P30, kepulan asap Gunung Bromo dengan lanskap lautan pasirnya dapat dinikmati dengan leluasa. Ketika berada di P30, pengunjung seakan-akan berada di atas awan. Hamparan keindahan Bromo terlihat sungguh menakjubkan. Jika menoleh ke selatan, keagungan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang terpampang dengan jelas. Di arah utara, maka hijaunya kontur alam di lereng Tengger menyejukkan mata. Karena itu, tak berlebihan bila tempat wisata ini disebut sebagai Negeri di Atas Awan. (rul/adv)


Bagikan Artikel