Sosbudpar

Bukit Betitang Dikelola Ranugedang


TIRIS – Isu perebutan pengelolaan objek wisata Bukit Betitang kini mulai ada titik terang. Wisata rintisan Bukit Betitang dinyatakan klir dikelola oleh Pemerintah Desa Ranugedang melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Sebelumnya, ramai informasi di media sosial tentang pengelolaan objek wisata rintisan tersebut oleh warga Kabupaten Lumajang. Sebab, dari peta wilayah disebut masuk Desa Alon-Alon, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Namun, “sengketa” di medsos itu diklaim sudah klir. Bendahara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ranugedang Sigit bahkan menyebut bahwa ramainya isu itu hanya di medsos.  Sedangkan yang terjadi di lapangan, sudah jelas.

Anggota Pokdarwis Desa Ranugedang gotong royong membuat spot selfie di wisata Bukit Betitang diawali mengangkut bahan kayu menuju bukit menggunakan motor. (Deni Ahmad Wijaya/Koran Pantura)

“Hari Rabu (29/7) lalu kami diundang oleh Asper (Asisten Perhutani) BKPH Klakah. Karena wilayah Betitang itu kan wilayah administrasinya masuk wilayah Perhutani. Jadi kami diundang ke sana bersama dengan pokdarwis atau warga dari Alon-Alon,” ucapnya, Minggu (2/8).

Dalam pertemuan itu dinyatakan bahwa Bukit Betitang masuk dalam wilayah BPH Probolinggo. “Jadi, pengelolaan wisata itu masuk ke Ranugedang. Walaupun realitanya yang jualan di bukit juga ada warga dari Alon-Alon kok,” tuturnya.

Pokdarwis Ranugedang, kata Sigit, saat ini juga tengah fokus dalam pengembangan wisata tersebut. Hal itu dibuktikan dengan mulai dibuatnya beberapa spot selfie di atas bukit Betitang. “Sementara ini kami mengelola bukit betitang secara swadaya dan swatenaga,” ucapnya.

Sedangkan Hendres, salah seorang perangkat Desa Ranugedang, mengaku juga telah menerima informasi terkait pertemuan Pokdarwis tersebut. Pada intinya, pihaknya menyambut baik atas keputusan tersebut. Rencananya, pihak Perhutani akan mengumpulkan kedua belah pihak.

“Jadi nanti yang diundang Pokdarwis, Pemdes dan warga dari kedua desa. Tapi jadwalnya kapan, saya belum tahu. Tapi informasi yang saya terima, secepatnya,” ungkap pria yang menjabat sebagai bendahara Desa Ranugedang tersebut. (awi/iwy)


Bagikan Artikel