Sosbudpar

Setahun, 158 Ribu Wisatawan ke Bromo

PROBOLINGGO – Sepanjang tahun 2018, obyek wisata Gunung Bromo yang berada di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo dikunjungi ratusan ribu wisatawan. Yakni sebanyak 158.172 wisatawan. Terdiri dari 133.165 wisatawan domestik dan 24.557 wisatawan mancanegara.

Kepala Sekasi Destinasi Wisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Musa mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bromo di tahun 2018 ini lebih banyak dibanding tahun 2017 lalu.

“Indikasinya dapat dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan pada bulan Desember tahun 2017 dan 2018. Perbedaannya sangat mencolok. Desember 2017, Bromo dikunjungi 6.045 wisatawan, sedangkan Desember 2018 yang datang naik 2 kali lipat. Yaitu sebanyak 14.450 wisatawan,” ungkapnya, Rabu (2/1).

Menurutnya, kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Bromo disinyalir karena kondisi gunung Bromo relatif stabil. Selain itu, saat ini semakin banyak spot dan kawasan penyangga Bromo yang keindahannya turut memikat wisatawan.

“Seruni Point menjadi spot primadona di akhir tahun ini. Juga bukit Teletubies, dan tentunya Bromo itu sendiri,” kata Musa.

Indikator lainnya adalah kenaikan retribusi yang berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) wisata tahun 2018. Khususnya dari obyek wisata Bromo yang tembus Rp 2 Miliar.

“Kalau tahun 2017 tidak salah PAD Bromo sekitar Rp 1,6 miliar. Ternyata tahun 2018 mampu tembus Rp 2 miliar. Itu tandanya jumlah wisatawan yang ke bromo jumlahnya naik juga,” terangnya. (tm/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan