Sosbudpar

Tegaskan Wisata Gili Ketapang Masih Tutup


SUMBERASIH – Wisata di Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo masih berstatus ditutup, termasuk wisata snorkeling. Penutupan wisata Gili Ketapang seiring dengan penutupan tempat wisata lain di Kabupaten Probolinggo. Dan sampai saat ini belum ada kebijakan resmi membuka tempat wisata.

Pekan lalu memang ada beberapa operator yang memosting dibukanya paket wisata snorkeling Gili Ketapang. Jauh sebelum itu, ada pula operator yang juga membuka paket wisata Gili Ketapang, tetapi tanpa snorkeling. Paketnya meliputi makan ikan dan alternatif wisata goa kucing.

Sayangnya, semua paket wisata itu dipatahkan surat yang dikeluarkan Pemerintah Desa Gili Ketapang. Intinya bahwa sampai kini wisata Gili Ketapang masih berstatus ditutup. Termasuk wisata snorkeling.

“Ya, kami keluarkan surat edaran kepada sejumlah operator dan agen wisata, karena memang sampai saat ini wisata di Kabupaten Probolinggo ditutup, termasuk Gili Ketapang,” kata Kades Gili Ketapang Suparyono kepada Koran Pantura, Senin (13/7).

Menurutnya, surat itu diterbitkan demi mencegah penyebaran Covid-19. “Makanya itu, kami tetap ikut keputusan bupati. Jika semua wisata dibuka, pasti nanti akan dibuka juga, termasuk snorkeling,” katanya.

Meski demikian, Kades Suparyono menyatakan bahwa warga Probolinggo tetap boleh mengunjungi Gili Ketapang. Entah itu hanya untuk makan ikan atau mengunjungi sanak familinya.  “Tetapi harus tetap sesuai dengan protokol kesehatan,” terangnya.

Penutupan wisata Gili ini juga dilakukan setelah ada satu warga setempat yang positif terpapar Covid-19. “Ya satu warga kami memang dinyatakan positif, tapi domisilinya di Kota Probolinggo. Maka dari itu, penutupan ini sebagai upaya untuk pencegahan Covid-19,” katanya.

Seperti diketahui, seorang karyawan DPRD Kota Probolinggo terkonfirmasi positif Covid-19. Ia pun tercatat sebagai pasien ke 165 pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, pria berinisial BP itu terkonfirmasi positif Covid-19 pada 9 Juli. Sebelumnya, ia menjalani rapid test pada 1 Juli dengan hasil reaktif. Oleh karenanya, gugus tugas menindaklanjuti dengan tes usab (swab) pada keesokan harinya. Pasien ini, merupakan orang tanpa gejala (OTG). Ia dalam kondisi sehat, seperti pasien positif Covid-19 lainnya.  

Saat ini, ada 169 warga terinfeksi virus corona di Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 37 orang masih dalam perawatan petugas. Sementara 6 lainnya dinyatakan meninggal dunia dan 127 sembuh. (rul/iwy)


Bagikan Artikel