Sosbudpar

Dispensasi Listrik Diperpanjang hingga September


KRAKSAAN – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Kraksaan resmi memperpanjang pemberian dispensasi listrik. Sebelumnya, Dispensasi listrik itu hanya akan diberikan hingga Juni ini.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Rayon Kraksaan Hendi Pranata mengatakan, kepastian itu ada setelah pihaknya mendapat instruksi dari PLN Jatim guna memperpanjang pemberian dispensasi listrik.

“Kepastian ini baru saya dapat kemarin (Rabu, red) dari atasan. Jadi berhubung penanganan Covid-19 ini belum tuntas, makanya dispensasinya diperpanjang,” katanya, Kamis (25/6).

Perpanjangan ini bisa dipastikan akan berlangsung hingga September mendatang. Artinya, pihaknya akan kembali mengkaji kelanjutan dispensasi listrik pada September mendatang. Sedangkan untuk dispensasi yang akan diberikan, masih sama persis dengan pemberian dispensasi pada April – Juni.

“Perpanjangannya sampai 3 bulan ke depan. Jadi total ada 6 bulan dispensasi tagihan listrik sejak adanya Covid-19. Selanjutnya, untuk Oktober dan seterusnya, kami masih belum bisa memastikan, karena juga masih menunggu perkembangan,” jelasnya.

Diketahui, tidak semua pelanggan listrik PLN mendapatan dispensasi tersebut. Dispensasi tersebut hanya diberikan kepada warga yang menggunakan listrik rumah tangga (R1) 450 Volt Ampere (VA), R1T (rumah tangga pengguna token, red)/450 VA, R1/900 VA, dan R1T/900 VA. “Penerima subsidinya sama dengan 3 bulan ini, tidak ada perubahan. Jadi tetap yang 450 VA itu gratis dan yang R1 dan R1T itu 50 persen keringanannya,” papar Hendi.

Sumarto, salah satu pelanggan PLN kategori R1T mengaku senang dengan kebijakan tersebut. Ia mengaku pemberian keringanan itu sangat bermanfaat di tengah pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini ia masih banyak pengeluaran untuk keperluan rumah tangganya. “Alhamdulillah kalau diperpanjang. Kami pikir kan hanya sampai Juni ini. Karena dulu katanya hanya 3 bulan,” katanya. (ay/awi)


Bagikan Artikel