Sosbudpar

Nenek 89 Tahun di Probolinggo Sembuh dari Covid-19


PROBOLINGGO – Seorang nenek berusia 89 tahun menjadi salah satu pasien positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Dan kabar gembira terbetik. Nenek asal Desa Satreyan, Maron itu  dinyatakan sembuh setelah tes swab kedua kalinya menunjukkan hasil negatif.

“Alhamdulillah, nenek yang menjadi pedagang di Pasar Maron dinyatakan sembuh. Nenek tersebut warga Desa Satreyan, Kecamatan Maron yang merupakan klaster pasar,” kata juru bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto, Rabu (10/6).

Selain nenek asal Desa Satreyan itu, ada dua lagi pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Masing-masing adalah pria 75 tahun dari Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, dan perempuan berusia 19 tahun dari Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan.  “Keduanya merupakan pemudik yang berasal dari Kota Surabaya. Hasil tes swab sebanyak dua kali negatif, sehingga dinyatakan sembuh,” tutur dokter Anang.

Menurutnya, ketiga orang yang sembuh itu kondisinya bagus dan sehat semua. Selanjutnya, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

“Hasil tes swab ketiga orang yang sudah sembuh itu keluar dari TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Dan untuk penyakit lain dari ketiganya, tidak ada.  Mereka sudah sehat.  Mereka masuk dalam OTG (orang tanpa gejala),” paparnya.

Sementara itu, jumlah warga yang terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Probolinggo bertambah tiga orang dari klaster pemudik. Jadi, total pasien positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Probolinggo sampai saat ini ada 120 orang, dengan rincian 27 orang masih dirawat, 91 orang sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

Berikutnya, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 64 orang, dengan rincian 7 orang dalam pengawasan, 38 orang selesai diawasi, dan 19 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 478 orang, dengan rincian 61 pasien dipantau, 411 pasien selesai dipantau, dan 6  pasien meninggal dunia.(tm/iwy)


Bagikan Artikel