Sosbudpar

Hasan Aminuddin: Tempat Ibadah Harus Segera Dibuka


PROBOLINGGO – Pandemi Covid-19 membuat banyak tempat ibadah ditutup untuk umum. Penutupan dilakukan demi meminimalkan penyebaran Covid-19. Pasalnya, aktivitas di tempat ibadah selalu dipadati banyak orang.

Ketua DPP Partai NasDem Bidang Agama dan Masyarakat Adat H. Hasan Aminuddin mengatakan, sudah waktunya tempat ibadah dibuka lagi untuk umum. Ia menyatakan tempat ibadah tidak seharusnya ditutup meski ada pandemi. Akibatnya, Hasan mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat karena tempat ibadah di sekitar tempat tinggal mereka tutup.

“Sehingga banyak masyarakat yang mendirikan ibadah di rumahnya sendiri karena tempat ibadah di dekat tempat tinggalnya ditutup. Padahal mereka sudah terbiasa beribadah di tempat ibadah tersebut,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini.

Penutupan tersebut menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. Ada yang mendukung, namun tidak sedikit pula yang menolak. Di sisi lain, pemerintah juga sempat mengeluarkan imbauan untuk beribadah di rumah masing-masing.

“Pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan untuk membuka kembali seluruh tempat ibadah. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah,” terang suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari ini.

Hasan menyatakan, masyarakat sudah terlalu lama diimbau tidak datang ke tempat ibadah. Padahal setiap orang berhak menunaikan ibadah di tempat ibadah. Namun dengan ditutupnya tempat ibadah, maka hubungan makhluk dengan Penciptanya tak lagi berjalan normal.

“Beribadah di rumah dengan beribadah di tempat ibadah beda rasanya dan kenikmatannya. Kalau di tempat ibadah, ada nilai plusnya,” tegas mantan Bupati Probolinggo dua periode ini.

Oleh karenanya, ia meminta agar tempat ibadah segera dibuka untuk umum. Hasan juga meminta agar dibukanya kembali tempat ibadah dilakukan sesuai protokol kesehatan.

“Kalau sudah dibuka, warga harus mematuhi ketentuan. Tetap pakai masker, cuci tangan dan pakai hand sanitizer, jaga jarak satu sama lain,” imbau Hasan. (eem)


Bagikan Artikel