Sosbudpar

Mas Zulmi Borong Ikan Asap


DRINGU – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo juga membuat para pedagang ikan asap di Dusun Parsean, Desa Randuputih Kecamatan Dringu mengalami penurunan omzet. Dalam situasi ini, CEO PT Eksekutif Multimedia H. Zulmi Noor Hasani Minggu (17/5) sore datang membawa angin segar. Ia memborong ikan asap di Parsean.

Tak ayal aksi borong ikan asap itu mendapat respon antusias dari para pedagang. Bahkan pada pedagang seperti berlomba memajang ikan asap olahan terbaiknya. Tujuannya agar dapat menarik minat putra pasangan anggota DPR RI Drs. H Hasan Aminuddin dan Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari itu.

“Alhamdulillah ikan asap dagangan saya diborong oleh putranya Bupati. Kemarin-kemarin saya bingung karena dagangan saya sepi pembeli. Namun setelah diborong ikannya tadi, setidaknya saya punya sedikit tabungan untuk hari raya,” ungkap Adik (42) salah seorang pedagang ikan asap setempat, Minggu (17/5).

Menurutnya, sejak awal tahun ini dagangan ikan asapnya tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Bahkan lebih parah ketika datang pandemi Covid-19. “Bukannya tidak laku, tetapi memang jarang ada yang berhenti dan mau beli. Kalaupun ada, biasanya tawar menawarnya alot. Kalau sudah kepepet ya akhirnya kami jual murah. Kalau tidak laku terpaksa akhirnya kami makan sendiri dirumah,” jelasnya.

Karena itu, kedatangan Mas Zulmi dirasa menjadi oase di tengah sepinya pembeli ikan asap. Di tengah sepinya penjualan, Andik masih bersyukur ada sedikit rezeki yang bisa dibawa pulang. “Apa yang saya alami ini juga dirasakan oleh puluhan pedagang ikan asap lainnya. Kebetulan Mas Zulmi datang sore ini. Mungkin ini sudah menjadi rejeki kami jelang lebaran,” sebutnya.

Sementara, CEO PT Eksekutif Multimedia H. Zulmi Noor Hasani mengatakan bahwa usaha olahan ikan asap di Dusun Parsean ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.  Dia berharap, usaha mikro semacam ini ke depannya bisa digarap lebih lanjut dan bisa dikembangkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan ikan asap lintas daerah.

“Sumber daya alam dan sumber data manusia kita sangat luar biasa. Butuh sedikit polesan agar usaha mikro ini bisa berkembang dan bertahan sekalipun dikondisi serupa seperti saat ini,” katanya.

Kepada para pedagang ikan asap di Dusun Parsean, Mas Zulmi mengatakan bahwa ikan asap yang dia borong sore itu tidak dikonsumsi sendiri. Ikan asap tersebut dibagikan kepada ratusan warga di 3 kecamatan melalui PAC Ansor di Kecamatan Dringu dan Gending, serta pengasuh ponpes di kecamatan Banyuanyar.

“Semoga dengan sedikit rezeki yang kami bagikan ini bisa mendorong warga untuk terbiasa mengonsumsi ikan hasil tangkapan nelayan lokal. Dengan begitu roda perekonomian dapat terus berputar dan kemandirian ekonomi bisa diwujudkan,” kata Mas Zulmi. (tm/iwy)

PEDULI: CEO PT Eksekutif Multimedia H. Zulmi Noor Hasani berbincang bersama para pedagang ikan asap di Parsean, Kecamatan Dringu, kemarin. Mas Zulmi memborong ikan asap milik pedagang. (Tunjung Mulyono/Koran Pantura)


Bagikan Artikel