Sosbudpar

Polres Probolinggo Imbau Warga tak Ngabuburit Bergerombol


KRAKSAAN – Setiap bulan suci Ramadan, banyak warga yang biasa ngabuburit di luar rumah sembari menunggu buka puasa. Hal itu menjadi kekhawatiran tersendiri di tengah maraknya wabah pandemi Covid-19. Oleh karenanya, warga diimbau untuk tidak ngabuburit di tempat umum secara bergerombol.

Kapolres Probolinggo AKBP Ferdi Irawan menyampaikan, di tengah merebaknya pandemi virus corona, ngabuburit di tempat umum secara bergerombol menanti waktu buka puasa, bukanlah pilihan tepat. Justru itu membawa risiko besar akan penularan penyakit tersebut.

Ia mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak melakukan ngabuburit menjelang buka puasa di luar rumah. Jika memang perlu untuk keluar, diupayakan untuk segera mungkin kembali ke rumah masing-masing. “Kami imbau warga tak ngabuburit di luar rumah. Apalagi sampai berkelompok,” ungkapnya, kemarin.

Di luar rumah pun, Kapolres meminta untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah. Yaitu selalu melakukan social distancing, menggunakan masker, dan selalu cuci tangan seusai beraktifitas. “Sesuai protokol kesehatan,” kata Perwira kelahiran Medan itu.

Sebab, lanjutnya, tidak ada yang tahu siapa yang akan menularkan penyakit tersebut di luar rumah. Apalagi di tempat publik yang terdapat banyak orang di sana. “Kita semua tidak ada yang tahu virus itu dimana dan datangnya kapan. Tapi kita semua harus tetap waspada dengan mengikuti anjuran pemerintah,” jelasnya.

Ia menyarankan ngabuburit menjelang buka puasa bisa dikerjakan dengan berdiam diri di rumah saja. Misalnya dengan nonton TV berolahraga di dalam rumah, atau memasak untuk persiapan buka puasa. “Banyak hal bisa dilakukan untuk ngabuburit di dalam rumah. Demi keselamatan bersama,” harapnya. (yek/awi) 


Bagikan Artikel