Sosbudpar

Darurat Corona, Pemkab Probolinggo: Tunda Acara Hajatan


PROBOLINGGO – Tak ingin bermain-main dengan bahaya wabah Covid-19, Pemkab Probolinggo melalui Bakesbangpol mengeluarkan instruksi kepada seluruh camat.  Para camat diminta mengimbau seluruh warganya agar menunda seluruh kegiatan hajatan dalam bentuk apapun.     

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto. Menurutnya, imbauan itu didasarkan hasil rapat koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari bersama tim Satgas Covid-19, Selasa (24/3) lalu. Rakor  memutuskan adanya sejumlah rekomendasi yang harus dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin menyebar luas.

“Salah satunya yakni menghimbau bahkan melarang keras segala bentuk kegiatan pengumpulan masa di masyarakat seperti hajatan pernikahan dan pengajian umum  untuk tidak diselenggarakan sementara waktu,” sebut Ugas, kemarin (25/3).

Dijelaskan, pelarangan ini bukan berarti meniadakan kegiatan sosial masyarakat tersebut. Masyarakat hanya diminta menunda dahulu atau menjadwalkan ulang agenda kegiatan pengumpulan masa seperti hajatan pernikahan, imtihan dan Pengajian. Baik itu acara yang digelar indoor maupun outdoor.

“Himbauan ini sebagai tindak lanjut dari adanya maklumat Kapolri. Maka Pemerintaah daerah menindaklanjuti dengan terlebih dahulu menghimbau dengan persuasif, agar masyarakat menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa dalam jumlah banyak,” jelasnya.

Dengan adanya penegasan ini, sekaligus memberikan gambaran jelas kepada masyarakat kabupaten Probolinggo yang beberapa waktu yang lalu sempat geger. Yaitu saat ada sejumlah acara hajatan yang dibubarkan paksa oleh polisi, TNI, dan Satpol PP. Pembubaran itu dilakukan  karena dikhawatirkan berpotensi jadi ajang penyebaran Covid-19. (tm/iwy)


Bagikan Artikel