Sosbudpar

Wisata Bromo – Songa Ditutup


SUKAPURA – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBS) menutup kunjungan wisata di Gunung Bromo. Penutupan ditetapkan sejak 19 Maret sampai 31 Maret 2020. Hal itu juga berlaku pada wisata arung jeram Songa Adventure.

Penutupan wisata Gunung Bromo diumumkan melalui surat PG 03/ T.8/ BIDTEK/ BIDTEK.1/ KSA/ 3/ 2020. Surat itu berisi kewaspadaan dan pencegahan terhadap risiko penyebaran corona virus disease (Covid-19). “Intinya menutup seluruh obyek wisata untuk aktivitas wisata dan lainnya yang berada di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” kata Kepala BB TNBTS John Kenedie, Rabu (18/3).

Menurutnya, dalam surat tersebut TNBTS juga menyatakan menunda dan membatasi kegiatan penelitian, pendidikan, ekspedisi, dan lainnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang melibatkan dan kontak langsung dengan banyak orang.

Humas BB TNBTS Sarif Hidayat menjelaskan, keputusan itu diambil dalam menyikapi perkembangan kasus Covid-19. Hal lainnya adalah memperhatikan penetapan pandemi virus corona sebagai Bencana Nasional yang diumumkan pada Sabtu (14/3) oleh Presiden Joko Widodo.

“Kami juga memahami dan menghormati keputusan/kebijakan yang diambil Pemkab Probolinggo sebagai bentuk antisipatif dan kewaspadaan merebaknya pendemi Covid-19 khususnya di kawasan wisata seperti halnya TNBTS. Serta edaran dari Kemen LHK dan dirjen KSDAE (Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem),” tambah Sarif Hidayat.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, Pemkab Probolinggo menutup seluruh destinasi wisata di wilayahnya. Pemkab juga sempat memberikan imbauan, untuk sementara waktu menutup obyek wisata Gunung Bromo.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Probolinggo nomor 556/171/426.118/2020 tertanggal 17 Maret, tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata di Kabupaten Probolinggo mulai 17 Maret sampai dengan 31 Maret 2020.

Selain Gunung Bromo, wisata arung jeram Songa Adventure di kawasan Condong, Gading Kabupaten Probolinggo juga dinyatakan tutup untuk sementara. Dalam rilis 17 Maret kemarin, manajemen memutuskan untuk menutup seluruh aktivitas wisata di kawasan arung jeram hingga 30 Maret.

“Terhitung tanggal 17 hingga 31 Maret seluruh aktivitas pelayanan tamu dan lainnya ditutup sementara. Begitu juga petugas bekerja di rumah masing masing,” jelas Imam Santoso, Managing Director Songa Adventure. (rul/iwy)


Bagikan Artikel