Sosbudpar

Optimis Seruni Point Bakal Dilimpahkan ke Pemkab

PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo baru saja meresmikan Puncak Seruni Point. Merupakan pos pantau panorama Gunung Bromo yang jadi destinasi wisata baru. Pembangunan yang dilakukan Kementerian Pariwisata RI itu pun kini menjadi perhatian dunia.

Selain dapat melihat keindahan Gunung Bromo dengan jelas dan menyeluruh, lokasi juga digadang sebagai spot selfie yang begitu menakjubkan. Dalam dua minggu sejak diresmikan, puluhan ribu wisatawan sudah mendatangi tempat wisata yang terletak di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura itu.

Jalur menuju Puncak Seruni Point macet karena dipadati wisatawan yang ingin menjajal destinasi wisata baru itu. (Choirul Umam Masduqi/Koran Pantura)

Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyebutkan selama ini banyak pembangunan yang bersumber dari pemerintah pusat. Begitu pembangunan selesai, pengelolaan pun diserahkan ke pemerintah daerah. “Misalnya pembangunan SPAM yang bersumber dari APBN. Begitu pembangunan selesai, maka diserahkan ke pemerintah daerah. Mekanisme pun melalui hibah,” katanya. Sama dengan Puncak Seruni Point yang akan dihibahkan pada Pemkab Probolinggo.

Optimisme pelimpahan wewenang mengelola, lantaran aset tanah yang dibangun merupakan milik Pemkab Probolinggo. Tutug kemudian menjelaskan perihal pembangunan Puncak Seruni Point.

Sekira tahun 2014 lalu Pemkab Probolinggo mengajukan kajian perihal pembangunan pengembangan pariwisata yang di dalamnya ada pembangunan Seruni Point. Selanjutnya, hasil dari kajian dan review pengembangan pariwisata itu diserahkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata.

Seiring dengan ditetapkannya Gunung Bromo sebagai 10 kawasan strategis destinasi Nasional, maka Kementerian Pariwisata pun membangun puncak Seruni Point. “Karena berkaitan dengan pariwisata, maka pengelolaan nantinya Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata,” ujarnya. (bro/ra)

 

 


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan