Sosbudpar

Jalan Mulus, P30 Prospektif


SUKAPURA – Akses jalan Sukapura-Ledokombo di Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo sudah nyaman dilewati. Pengunjung gunung Bromo di Sukapura bisa langsung ke wisata Puncak P30 Pundak Lembu di Desa Wonokerso Kecamatan Sumber melewati jalur ini.

Jalur ini juga melewati Desa Sariwani Kecamatan Sukapura yang disebut sebagai Desa Seribu Selfie. Bila sedang musim, pemandangan kanan dan kiri jalan sering diselimuti kabut atau awan.

“Ya kami bersyukur. Pembangunan secara besar-besaran sudah dilakukan Pemkab Probolinggo, utamanya untuk mendongkrak kunjungan wisatan ke P30,” terang Sudir Supriyadi, warga Desa Wonokerso.

Sejak beberapa tahun terakhir, Pemkab Probolinggo mencicil perbaikan pada jalur ini. Upaya itu tuntas tahun lalu dengan anggaran Rp 16 miliar dengan panjang 6,5 kilometer. Ada yang dicor atau rabat, ada yang berupa paving.

Nama proyeknya yaitu peningkatan jalan Sukapura-Ledokombo. Yang terbesar digarap oleh CV Surya Kencana asal Desa Sebaung Kecamata Gending dengan nilai kontrak Rp 7,1 miliar dan CV Rahayu asal Kecamatan Lumbang dengan nilai kontrak Rp 7,1 miliar.

Berdasarkan website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Probolinggo, selain dua CV tersebut, ada beberapa CV lain yang terlibat dalam proyek. Tapi dengan nominal jauh lebih kecil.

Dari pantauan Koran Pantura, pembanguan itu mulai dari simpangan Ledokombo, melewati Desa Sumberanom, Wonokerso (Kecamatan Sumber). Kemudian dari Sariwani sampai ke Terminal Sukapura (Kecamatan Sukapura).

“Jalan yang mulus membuat perjalanan terasa enjoy. Berbeda dengan setahun lalu, hancur. Perjalanan jadi tegang. Berjalan di jalur ini, kami tak bisa fokus. Berkali-kali kami berhenti. Jepret sana-sini,” kata Puji, salah satu pegiat wisata asal Sukapura.

Puji mengatakan, sampai di desa Sariwani, bisa rehat sejenak dan berhenti di gardu pandang seribu selfie.  Di tempat itu, bisa melihat kawasan Sukapura berselimut awan dari ketinggian.

Area Hotel Whiz Capsule (bekas Hotel Grand Bromo), area Wisata Agropolitan, peternakan ayam petelur Sapikerep bisa terlihat di sana. Begitu juga dengan beberapa titik jalur Sukapura-Bromo.

Di sini, pemerintah desa setempat tengah membangun area parkir dan toilet dengan menggunakan dana desa. Anggarannya sekitar Rp 124,5 juta. Berada di seberang jalan gardu pandang.

Karena kondisi jalan yang sudah mulus ini pula, Puji mengaku sudah bisa dicoba untuk alternatif wisatawan yang akan menikmati indahnya gunung Bromo dari puncak pundak lembu via sukapura wonokerso. “Tapi sampai sekarang belum ada wisatawan yang ke sana. Makanya ini kami coba menjajal, siapa tahu ada yang berminat,” ucapnya. (rul/awi)


Bagikan Artikel