Sosbudpar

Seniman Hibur Anak Korban Bencana


TIRIS – Bantuan bagi korban bencana tanah longsor di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris terus berdatangan hingga kini. Mayoritas yang dikirim adalah bantuan logistik. Dan kemarin (20/12) giliran para seniman ikut memberi bantuan. Namun, bantuannya bukan berupa materi, melainkan upaya meringankan trauma para anak-anak korban bencana.

Indah Sari, koordinator seniman tersebut mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian para seniman Probolinggo terhadap para korban bencana alam Tiris. “Ada 6 orang yang secara sukarela naik ke Tiris dan memberi bantuan peningkatan psikologis anak-anak disini,” kata Indah, kemarin.

Warga Kelurahan Semampir ini menjelaskan, seniman yang datang berasal dari latar belakang yang berbeda. Mulai dari pelukis, pemusik, pembatik hingga pemerhati lingkungan.

“Kami memberikan terapi kepada anak-anak agar melupakan bencana yang telah melanda mereka. Jadi kita beramai-ramai melukis, bernyanyi, bermain musik, menari dan juga mendongeng,” tuturnya.

 Ada sekitar 15 anak yang dikumpulkan di sebuah rumah di tepi sungai yang jembatannya ambrol diterjang banjir. Indah mengklaim bahwa anak-anak tersebut sangat antusias. Apalagi, para siswa sudah memasuki masa liburan sekolah. Sehingga mereka memiliki waktu bermain yang luang.

“Tujuan kegiatan ini adalah mengobati trauma mereka. Karena kalo bantuan materil, hampir semua mengirim. Dari sisi psikologis belum pernah disentuh. Ini juga pernah dilakukan oleh kak Seto saat bencana Gunung Agung di Bali beberapa waktu lalu,” papar Indah. (awi/iwy)

Para seniman yang tergabung dalam ‘Probolinggo Berkarya’ saat menghibur anak-anak di Desa Andungbiru yang terdampak bencana longsor. (Istimewa/Koran Pantura)


Bagikan Artikel