Sosbudpar

Proyek P30 Sudah 80 Persen


SUMBER – Pembangunan fasilitas wisata di Puncak Pundak Lembu (P30) Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo terus dikebut. Dijadwalkan, pertengahan Desember ini pembangunan fasilitas tersebut sudah rampung.

Saat ini, selain karena dikejar deadline, pembangunan di kawasan wisata P30 juga dilakukan agar terhindar dari musim hujan.

Menurut Sektretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Tatok Krismarhento, proses pembangunan bisa dikatakan hampir rampung. “Progresnya yang pasti sudah lebih dari 80 persen, kemarin juga ada tim dari kementerian pariwisata yang mengecek langsung ke lokasi,” kata Tatok.

Tatok mengatakan pembangunan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBD 2019. Dengan rincian, pembangunan jalur setapak Rp 1,8 miliar, pembangunan kios kuliner dan cinderamata Rp 1,15 miliar. Pembangunan Hiker’s Shelter Rp 855 juta, serta pembangunan toilet Rp 750 juta, pembangunan areal parkir Rp 190 juta, dan pembuatan papan penunjuk arah sebesar Rp 45 juta.

“Konsep bangunan di titik utama P30 nantinya akan dibuat gazebo, dengan konstruksi batu bata merah menyerupai bangunan tradisional. Luasan lahan sendiri, untuk obyek wisata P30 sekitar 2 hektar,” ujarnya.

Ia menuturkan di Puncak Pundak Lembu, wisatawan bisa melihat view Gunung Bromo dari sisi belakang. Sensasi yang ditawarkan, pengunjung akan dibawa dalam suasana seakan berada di negeri di atas awan. Sisi ini berbeda dengan Seruni Poin Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura. Maupun di Penanjakan Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

“Keindahan obyek wisata Puncak Pundak Lembu atau P30, tak hanya berada di puncak. Mulai dari titik awal pendakian, pengunjung dapat berswafoto atau selfie dengan background lahan pertanian warga. Dan untuk pintu masuk menuju P30, rencananya melewati Desa Sariwani,” jelasnya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel