Sosbudpar

Pemkab Probolinggo Gelar Festival Desa Wisata 2019

KRUCIL – Dalam rangka mewujudkan 7 sapta pesona dan tagline Endless Probolinggo, Pemkab Probolinggo melalui Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan menggelar festival desa wisata 2019. Kegiatan tersebut digelar di Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Jumat (28/6) lalu.

Kegiatan diawali dengan sarasehan yang diikuti 50 peserta dari 24 perwakilan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se-kabupaten Probolinggo itu. Pemkab mengajak pokdarwis untuk duduk bersama dan berdiskusi seputar pengembangan dan rintangan yang dihadapi dalam mengembangkan sebuah destinasi wisata di tempat masing-masing.

“Festival desa wisata tak hanya jadi ajang sharing antara pemerintah dengan pokdarwis. Tapi juga sebagai ajang unjuk diri dan promosi bagi pokdarwis kepada masyarakat luas,” ujar Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto dalam sambutannya pada acara pembukaan.

 

 

GUYUB: Perwakilan pokdarwis mengikuti sarasehan yang digelar oleh Disporaparbud Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan festival desa wisata 2019. (Istimewa/Koran Pantura)

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Tata Kelola Destinasi pada Disporaparbud Provinsi Jawa Timur Saiin mengapresiasi antusiasme seluruh pokdarwis yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan festival desa wisata 2019.

“Ini bukti kalau pokdarwis di Kabupaten Probolinggo yang kebanyakan kaum milenial ini sangat bersemangat dan serius dalam menggarap potensi wisata di desanya masing-masing,” ujarnya.

Saiin mengingatkan bahwa dalam mengembangkan sebuah destinasi wisata, Pokdarwis tak bisa berjalan sendiri. Sebab diperlukan adanya sinergi dengan pemerintah daerah atau bahkan pokdarwis lainnya. Sehingga wisata yang berkesinambungan dan berkelanjutan itu bisa diwujudkan.

“Harus ada sinergi setidaknya dari lima elemen ini. Yakni akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, komunitas, dan media informasi. Ini sifatnya mutlak harus ada dan dilengkapi,” terangnya.

Adapun rangkaian festival desa wisata 2019 dilanjutkan dengan adanya pameran wisata di lapangan Bremi pada Sabtu (29/6) pagi. Sejumlah Pokdarwis memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuka stand pameran guna mempromosikan objek wisata di desa mereka kepada para pengunjung festival. (tm/eem/adv)

SIMAK MATERI: Seorang jajaran manajemen rumah susu Krucil memberikan materi kepada perwakilan pokdarwis yang mengikuti festival desa wisata 2019. (Istimewa/Koran Pantura)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan