Sosbudpar

Embun Bunga Es Wisatawan Meningkat


SUKAPURA – Momen embun upas atau frost (bunga es) di kawasan Gunung Bromo ternyata berdampak pada meningkatnya wisatawan. Bahkan, kunjungan wisatawan naik 30 persen dari sebelumnya. Rata-rata mereka penasaran dengan bentuk frost yang jarang terjadi ini.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Koran Pantura, selama fenomena frost, wisatawan gunung berketinggian 2.329 mdpl ini meningkat signifikan. Peningkatan di pintu masuk Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Kepala Resort Laut Pasir TNBTS Subur Hari Handoyo membenarkan tentang kenaikan wisatawan. Selain banyak wisatawan lokal yang penasaran, meningkatnya pengunjung itu juga disebabkan karena masih dalam libur sekolah dan musim panas di belahan bumi utara.

”Setiap hari wisatawan asing yang masuk, berkisar antara 40 hingga 60 orang. Sedangkan wisatawan domestik yang masuk, berkisar antara 1.000 hingga 1.300 orang,” terangnya.

Peningkatan pengunjung ini diprediksi hingga puncak musim panas yakni pada Agustus mendatang. “Biasanya seperti itu, tapi kalau wisatawan lokal mungkin harus selesai hingga akhir Juli mendatang, karena pertengahan Juli anak sekolah mulai masuk,” katanya.

Ia pun mengeluarkan imbauan agar wisatawan memeprsiapkan diri dengan baju dan pakain hangat yang lebih tebal. “Bagi wisatawan yang berencana datang untuk menikmati fenomena frozen Bromo di Probolinggo ini, diimbau untuk memakai pakaian tebal,” jelas Subur.

Jika memiliki riwayat alergi dingin, seperti penyakit asma atau penyakit jantung, disarankan untuk tidak datang ke Bromo terlebih dahulu. “Lantaran suhu bisa saja turun drastis sampai 5 hingga 7 derajat celcius. Atau bahkan lebih rendah dari itu,” ungkapnya.

Terpisah, Suryanto yang merupakan salah satu wisatawan mengatakan kondisi langka itu juga ditemui wisatawan yang bermalam di tepian laut pasir. Suhu udara yang turun drastis, bahkan sampai membekukan sejumlah perbekalan.

Dia mencontohkan seperti minyak angin dan air minum. Namun demikian, fenomena embun bunga es ini sangat menarik untuk dinikmati langsung. “Tahunya dari media dan televisi mas, makanya saya sengaja kesini ternyata memang benar ada embun beku seperti salju,” terang Suryanto yang berasal dari Sidoarjo itu. (rul/ra)


Bagikan Artikel