Sosbudpar

Harjakapro ke-273 Ingatkan 3 Momen Penting dan Bersejarah


KRAKSAAN – Dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-273 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Probolinggo sejumlah rangkaian kegiatan. Salah satunya adalah menyelenggarakan pertunjukan  tari Kiprah Glipang di Alun-alun Kota Kraksaan, Senin (22/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bakorwil V Jember R. Tjahjo Widodo, jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko, serta sejumlah kepala OPD dan tokoh masyarakat.

Wabup Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dalam sambutannya mengatakan, ada 3 momentum yang patut dikenang dan disyukuri bersama dalam setiap peringatan Harjakapro. “Pertama adalah momentum indah penuh kenangan saat Kiai Djojolelono dilantik menjadi Bupati Probolinggo pertama pada masa pemerintahan Kerajaan Mataram tanggal 18 April 1746,” sebutnya.

Kedua, momentum kebersamaan yang menginspirasi saat para pemangku kepentingan menyepakati tanggal 18 April sebagai Hari Jadi Kabupaten Probolinggo. “Ketiga, momentum koordinasi, komunikasi dan sinergi perjuangan mewujudkan masyarakat Kabupaten Probolinggo berakhlak mulia, yang sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing,” terangnya.

Menurut Wabup Timbul, sepanjang April 2019 ada tiga hari bersejarah. Pertama adalah Harjakapro ke-273. Ia berharap pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha di Kabupaten Probolinggo ke depan semakin inovatif, kreatif, kompetitif, maju, dan terus berkembang.

Kedua adalah Hari Kartini. Pemerintah berharap semangat dan cita-cita Kartini mampu diimplementasikan dalam setiap program kegiatan pembangunan daerah secara holistik, menuju kesetaraan, dan keadilan gender, serta pemenuhan hak-hak anak.

“Ketiga adalah Hari Otonomi Daerah ke-XXIII tanggal 25 April 2019. Kami berharap semoga Aparatur Sipil Negara yang sudah baik ini, ke depan menjadi lebih baik lagi, lebih amanah dalam pelayanan publik dan lebih profesional,” harap Wabup Timbul. (yek/eem/adv)


Bagikan Artikel