Sosbudpar

Pengurus NU Kraksaan Doakan Kiai Ma’ruf Amin

PAJARAKAN – Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan menggelar sejumlah rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati harlah NU ke-96. Kegiatan terbaru yang digelar adalah ziarah ke sejumlah makam para pengurus NU yang sudah wafat, Rabu (3/4). Di setiap makam, mereka mendoakan KH. Ma’ruf Amin, pasangan calon wakil presiden nomor urut 01.

Doa bersama itu dilakukan salah satunya di makam KH. Mohammad Hasan di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong di Kecamatan Pajarakan. Sebelum doa, para pengurus beristighotsah dengan dipimpin langsung oleh pengasuh Ponpes Genggong KH. Moh Hasan Mutawakkil Alallah.

Selesai berdoa di makam, para pengurus berkumpul di aula ponpes dalam acara ramah-tamah. Saat itu, Kiai Mutawakkil memberikan sambutan. Salah satunya soal insiden yang dialami Kiai Ma’ruf Amin di Pamekasan Madura beberapa hari lalu. Kiai Ma’ruf sendiri hendak berziarah sekaligus menghadiri haul di makan Kiai Suhro Pamekasan.

Para pengurus NU cabang Kota Kraksaan berziarah di makam para tokoh NU di Ponpes Nurul Jadid, Rabu (3/4). Tampak pengasuh Ponpes Nurul Jadi KH. Zuhri Zaini menyambut kehadiran para jamaah. (Istimewa)

Ketika itu, rombongan mobil Kiai Ma’ruf dikelilingi warga Desa Jambringin Pamekasan yang meneriakkan nama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Mereka juga mengangkat dua jari mereka yang biasa menjadi gestur dukungan untuk pasangan nomor urut 02. Mereka juga membawa poster Prabowo-Sandiaga dan menunjukkannya ke rombongan Kiai Ma’ruf.

Sebagai jawaban atas insiden tersebut, Kiai Mutawakkil mengajak masyarakat yang memiliki hak pilih, untuk datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada 17 April mendatang. Ulama kharismatik ini meminta warga NU berpartisipasi dalam Pemilu 2019. “Kalau sekarang, saya turun langsung untuk mendukung Kiai Ma’ruf Amin,” tegas Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur ini.

Sekretaris PCNU Kota Kraksaan H. Fauzan Hafidhi mengatakan, kegiatan ziarah makam merupakan salah satu bentuk penghormatan pengurus kepada para ulama NU yang telah wafat. Lebih dari 100 pengurus terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Ziarah ini terbagi di 2 zona, yaitu zona barat dan timur. Zona barat diikuti pengurus NU dari Pajarakan, Gending, Banyuanyar dan wilayah selatan. Sedangkan zona timur dari wilayah Kraksaan sampai Paiton ke selatan,” terangnya.

Meski terbagi 2 zona, namun seluruh pengurus bertemu di titik terakhir. Yakni di makam KH. Mohammad Hasan di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Para pengurus tiba di pondok tersebut sekitar pukul 14.00 dan acara bubar setelah dilaksanakan doa bersama.

“Ke Genggong ini puncaknya. Sebelumnya para pengurus juga ke makam para pengasuh pesantren yang telah wafat. Seperti ke Nurul Jadid, ke Nurul Qodim, dan beberapa makam tokoh pendahulu NU yang lain,” ungkapnya.

Fauzan membenarkan bahwa para pengurus mendoakan KH. Ma’ruf Amin pada ziarah yang dilangsungkan di setiap makam. Doa tersebut ia tegaskan sebagai wujud sikap PCNU Kota Kraksaan dalam Pemilu 2019 mendatang. Fauzan menyatakan bahwa NU Kraksaan mendukung KH. Ma’ruf Amin yang memiliki latar belakang NU.

“Ini merupakan sikap dan langkah yang kami lakukan untuk mendukung Kiai Ma’ruf Amin,” tegasnya. (yek/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan