Sosbudpar

Pemkab Probolinggo mengajak sejumlah pihak terkait membahas perkembangan terkini seputar Pantai Duta, Senin (11/3) lalu. (Tunjung Mulyono/Koran Pantura)

Pengelolaan Pantai Duta Banyak Kekurangan


PROBOLINGGO – Pasca dilakukan monitoring dan evaluasi (monev), disimpulkan bahwa pengelolaan obyek wisata Pantai Duta di Desa Randutatah, Paiton, masih banyak kekurangan. Terutama pada aturan dan tata kelola, sehingga potensi sengketa dalam pengelolaannya masih cukup besar.

Rapat monev dihadiri oleh Muspika, Polsek, Koramil Paiton dan OPD terkait di ruang Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Senin (11/3).  Berdasar rapat monev itu terungkap bahwa pengelolaan objek wisata Pantai Duta dinilai masih sangat lemah dan banyak kekurangan.

“Di sana tidak ada semacam koordinator yang disegani, sehingga antar pihak yang mengaku sebagai pengelola, saling klaim. Pada akhirnya mereka bersengketa, sekalipun sudah ada nota kesepahaman yang disepakati beberapa waktu lalu,” ungkap Camat Paiton Robi Siswanto, kemarin (12/3).

Hal itu dibenarkan oleh Kasi Destinasi Wisata pada Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Musa. Ia mengakui bahwa pihaknya selama mengelola objek wisata Pantai Duta memang masih tak maksimal. Pasalnya pengelolaannya tidak sepenuhnya. 

“Misalnya soal parkir. Itu pengelolaannya oleh BUMDes desa setempat. Jadi kita hanya terima retribusi tiket masuk objek wisata. Dan tidak bisa intervensi apabila ada permasalahan yang terjadi pada pengelolaan parkir,” katanya.

Walau begitu, Musa memastikan bahwa pekan depan akan mengundang seluruh elemen dan kelompok yang ada dalam pengelolaan Pantai Duta. Mereka akan diajak duduk bersama dan memperbaiki atau bahkan merombak total tata kelola objek wisata tersebut dari lini per lini.

Dengan demikian, kata Musa, permasalahan seperti adanya pelaporan Kades Randutatah Ummi Kulsum oleh Ketua Pokdarwis Azis tidak lagi terulang. “Pekan depan akan kami kumpulkan mereka semua, sebagai tindak lanjut dari adanya monev kemarin. Di situ akan kita selesaikan semuanya. Karena diakui atau tidak, pengelolaan objek wisata Pantai Duta selama ini masing tidak jelas,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel