Sosbudpar

440 Calhaj Asal Probolinggo Siap ke Tanah Suci


PROBOLINGGO – Setelah selama Dua tahun mengalami penundaan ibadah haji akibat pandemi Covid-19. Akhirnya para Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal kabupaten Probolinggo dipastikan berangkat ke tanah suci tahun ini. Totalnya ada sebanyak 440 Calhaj yang akan menunaikan rukun Islam Kelima itu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Akhmad Sruji Bahtiar mengungkapkan, kuota calhaj Kabupaten Probolinggo tahun itu. Merupakan hasil pembagian dengan daerah lainnya di Jawa Timur. Yakni total Calhaj di Jawa Timur tahun ini mencapai sekitar 100.051 orang, akan diberangkatkan melalui embarkasi Surabaya ini.

“Sebagai antisipasi, kami juga siapkan sebanyak 63 Calhaj sebagai daftar kuota cadangancadangan. Dimana itu untuk antisipasi kalau ada diantara 440 Calhaj yang akan berangkat ternyata berhalangan dan mengundurkan diri,” ungkapnya, Kamis (28/4).

Dijelaskannya data ke- 440 Calhaj itu diambil dari sebanyak 776 Calhaj yang sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sejak tahun 2019 lalu. Dimana mereka yang seharusnya berangkat haji di tahun 2020 dan 2021 harus tertunda akibat kebijakan pemerintah Arab Saudi yang meniadakan ibadah haji ditahun itu.

Disebutkannya, terbatasnya jumlah Calhaj yang bisa berangkat ibadah haji tahun ini. Diakibatkan oleh adanya pembatasan jumlah Calhaj untuk masing-masing negara pengirim Calhaj. Dimana untuk Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi hanya dijatah sebanyak 1 juta jamaah haji.

“Satu juta itu untuk nasional, sedangkan untuk Jawa Timur sendiri hanya kebagian sebanyak 100.051 Calhaj. Itu pun kemudian dibagi untuk 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Kita hanya kebagian 440 Calhaj saja,” sebutnya.

Lantas sebagai persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kemenag Kabupaten Probolinggo sedianya akan menggelar kegiatan vaksinasi bagi 440 Calhaj yang telah terdaftar untuk berangkat haji tahun ini.

“Ada kegiatan vaksinasi booster dan meningitis bagi Calhaj nantinya. Bahkan kami sudah koordinasikan dengan pihak Dinkes untuk suksesi kegiatan itu,” pungkasnya. (tm/ra)


Bagikan Artikel