Sosbudpar

129 Ribu Petani akan Dapat Kartani


PROBOLINGGO – Pendaftaran untuk mendapatkan Kartu Tani (Kartani) pada tahun 2022 telah ditutup. Total, ada 129.205 petani asal Kabupaten Probolinggo yang mendaftarkan diri.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani pada oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo setempat Arif Kurniadi mengatakan, untuk mendapatkan kartu tani tersebut, petani harus mendaftarkan diri kepada ketua kelompok tani (poktan) masing-masing.

“Ketua poktan yang mengajukan ke kami untuk dimasukkan ke e-RDKK (elektronik-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Senin (1/11), kami sudah tutup pendaftarannya,” katanya, Selasa (2/11).

Ia menerangkan, pihaknya melakukan pendataan penerima kartani 2022 pada tahun 2021. Tujuannya agar penyediaan pupuk subsidi pada tahun 2022 bisa sesuai dengan jumlah petani yang terdaftar sebagai penerima kartani.

“Nanti pengadaan pupuk subsidinya di tahun 2022. Kami sesuaikan dengan jumlah petani yang terdaftar sebagai penerima kartani ini. Karena yang bisa menerima pupuk subsidi adalah mereka yang memiliki kartu tani,” terangnya.

Menurutnya, ratusan ribu petani yang sudah terdaftar di e-RDKK akan mendapatkan kartu tani pada tahun 2022. Mereka nantinya akan mendapatkan berbagai jenis pupuk dengan harga yang sudah disubsidi pemerintah. Mulai dari pupuk Urea, pupuk ZA, pupuk SP36, pupuk NPK, pupuk organik, pupuk organik cair, hingga pupuk NPK formula khusus.

“Berbagai jenis kebutuhan pupuk akan kami sediakan sesuai jumlah petani yang menerima kartani. Harga pupuknya lebih murah dari harga normal karena disubsidi,” ujarnya. (ay/eem)


Bagikan Artikel