Sosbudpar

Wisata Bromo Kembali Ditutup


PROBOLINGGO – Wisata Gunung Bromo kembali ditutup sementara oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Salah satu penyebabnya, lantaran empat kabupaten di lereng Gunung Bromo kembali berstatus PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 3.

Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 47 tahun 2021 tentang PPKM level 4 sampai level 1 wilayah Jawa – Bali. Berdasarkan instruksi tersebut, empat kabupaten di lereng Gunung Bromo kembali masuk PPKM level 3,  yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang.

Humas Balai Besar TNBTS Sarif Hidayat mengatakan, penutupan sementara ini sudah sesuai dengan ketentuan tersebut. “Tepatnya Diktum 1 huruf E dan Diktum 5 Huruf J,” kata Syarif melalui sambungan telepon, Selasa (5/10).  

Diktum 1 Huruf E yang dimaksud adalah kondisi tiga kabupaten yang masuk PPKM level 3. Sementara diktum 5 huruf J menyebut fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara. Praktis, kawasan wisata Bromo kembali tutup untuk wisatawan.

Dalam rilisnya, penutupan itu tidak ditentukan sampai kapan, alias menunggu pengumuman lebih lanjut. Edaran penutupan sementara wisata Gunung Bromo itu ditandatangani oleh Plt Kepala BB TNBTS Novita Kusuma Wardani.

Kebijakan penutupan sementara obyek wisata Bromo itupun, disayangkan banyak pihak. Lantaran sampai sejauh ini, aktifitas perekonomian dari sektor wisata sudah kembali bersemangat. Namun kini lagi-lagi harus tiarap dan kembali berhenti. (rul/iwy)


Bagikan Artikel