Sosbudpar

Daftar Tunggu Haji 32 Tahun, Sekarang Daftar, Berangkat 2053


PROBOLINGGO – Pembatalan pemberangkatan haji oleh pemerintah Indonesia dalam masa pandemi Covid-19 dua tahun terakhir, langsung berdampak. Daftar tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Probolinggo dipastikan bertambah panjang, mencapai 32 tahun.

Hal ini dijelaskan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar. Menurutnya, daftar tunggu keberangkatan haji saat ini menjadi 32 tahun. Sedangkan sebelum pandemi, daftar tunggu mencapai 30 tahun.

“Haji kan memang 2 tahun terakhir tidak ada pemberangkatan. Jadi otomatis pemberangkatannya juga molor. Seumpama daftar sekarang, berangkatnya masih tahun 2053,” katanya, Minggu (22/8).

Bahtiar melanjutkan, sebenarnya ratusan jamaah calon haji dari Kabupaten Probolinggo yang akan berangkat tahun ini sudah siap. Mulai dari dokumen visa hingga faktor kesehatan. Bahkan sebagian ada sudah menerima vaksin. “Sebenarnya sudah ready. Namun, karena ini adalah keputusan pemerintah, maka mereka pun batal berangkat,” jelasnya.

Bahtiar berharap, pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir, sehingga tahun depan calon jamaah haji (CJH) bisa kembali diberangkatkan dan tidak lagi terjadi penundaan untuk melakukan ibadah ke Tanah Suci Mekkah. Pasalnya, ia mengkhawatirkan ada jamaah yang meninggal dunia dalam masa penantian daftar tunggu pemberangkatan. “Semoga saja tahun depan kondisi sudah kembali normal, biar tidak semakin lama daftar tunggunya,” paparnya.

Sebelum dibatalkan, tahun ini rencananya ada 774 CJH yang akan diberangkatkan ke Mekkah. Namun, hal tersebut terpaksa dibatalkan melalui keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 660 tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriyah atau 2021 masehi.

Sementara itu, Parwi (74) salah seorang CJH dari Desa/Kecamatan Paiton mengaku khawatir dengan penundaan pemberangkatan haji ini. Sebab, usianya sudah tua. Padahal, ia sudah berencana berangkat pada 2020 lalu.

“Istri saya juga sudah tua, semoga saja tahun depan masih ada umur dan haji sudah dibuka,”  ujar suami dari Satonah tersebut. (ay/iwy)


Bagikan Artikel