Politik & Pemerintahan

Minta Kontestan Pilkades Menahan Diri


KRAKSAAN – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid-19 masih akan berlangsung hingga 20 Juli nanti. Oleh sebab itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo meminta warga yang berkeinginan menjadi kontestan pilkades tidak bermanuver selama PPKM.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan (Gakkum) Satgas Covid-19 setempat Ugas Irwanto mengatakan, adanya PPKM darurat harus mendapat dukungan dari semua pihak. Termasuk dari warga yang ingin mencalonkan dirinya pada pilkades mendatang. Para kontestan diimbau menahan diri selama PPKM.

“Yang jadi masalah itu kalau kepala desa atau calon (kades), berusaha untuk mengambil hati masyarakat. Sekarang kan masih PPKM darurat, jangan dulu lah,” katanya, Minggu (11/7).

Ia melanjutkan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan masing-masing satgas di tingkat kecamatan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kemungkinan adanya aktivitas calon kades berpotensi menyebabkan kerumunan.

“Kalau sampai terjadi, bukan hanya yang bersangkutan yang akan kami mintai kejelasan, termasuk Satgas Kecamatan juga akan kami panggil,” tegas Ugas.

Ia melanjutkan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk para calon kades untuk menarik simpati masyarakat. Justru dengan adanya PPKM ini kegiatan masyarakat harus dibatasi, termasuk dalam hal mencari simpati ataupun memulai start untuk mendapatkan suara pada pilkades mendatang.

“Namanya PPKM darurat, memang bukan waktunya untuk mencari simpati warga, justru kegiatannya harus dibatasi,” terangnya.

Pihaknya pun berjanji akan menerapkan sanksi tegas bagi siapa pun nantinya yang kedapatan melanggar aturan-aturan yang berlaku dalam PPKM darurat ini.

“Tentu akan kami tindak tegas. Karena pemerintah tidak main-main dalam melawan virus ini,” pungkasnya. (ay/awi)


Bagikan Artikel