Politik & Pemerintahan

Butuh Ratusan Pj Kades


KRAKSAAN – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di 252 desa di Kabupaten Probolinggo akan digelar Desember mendatang. Para kepala desa (kades) definitif di ratusan desa tersebut akan berakhir masa jabatannya pada Agustus-September mendatang. Agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan, Pemkab setempat perlu menunjuk Penjabat (Pj) Kades untuk menggantikan para kades definitif.

Kepala Bidang Penataan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat Nur Rahmad Sholeh mengatakan, saat ini ada 85 desa yang belum mempunyai kades definitif. Hal itu terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya karena Kades yang bersankutan meninggal dunia.

“Ada juga yang tersandung masalah hukum. Maka dari itu ada Pj Kades. Adanya Pj Kades ini bertujuan untuk terus menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan desa,” katanya, Minggu (27/6).

Jumlah desa yang tidak memiliki kades definitif tentu akan bertambah. Yakni ketika masa jabatan kades definitif yang jumlahnya ratusan orang, akan berakhir pada Agustus-September mendatang.

“Sesuai dengan Pasal 38 Perda (Peraturan Daerah) nomor 9 tahun 2017 tentang Desa, masa jabatan Kades itu berlaku 6 tahun sejak dilantik. Habisnya dalam waktu 2 sampai 3 bulan ke depan. Pilkadesnya Desember. Tentunya akan ada tambahan Pj Kades,” ujarnya.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, masa jabatan Pj Kades akan disesuaikan dengan jadwal pelantikan kades terpilih pada pilkades. Dengan demikian, tidak akan terjadi kekosongan kepemimpinan di desa-desa yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Di Perda itu di pasal 48 ada penjelasan, Bupati akan mengangkat PNS dari Pemda setempat sebagai Pj Kades sampai terpilihnya kepala desa yang baru,” terang Rahmad. (ay/eem)


Bagikan Artikel