Politik & Pemerintahan

Pemohon SIM Kini Wajib Divaksin


PROBOLINGGO – Satlantas Polres Probolinggo membuat terobosan dengan mewajibkan para pemohon surat izin mengemudi (SIM) untuk menjalani proses vaksinasi Covid-19. Program ini merupakan bentuk dukungan dari Polres Probolinggo untuk suksesi program vaksinasi nasional.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, program vaksinasi yang digelar di kantor Satpas Satlantas Polres Probolinggo ini untuk mendukung program pemerintah yang menargetkan adanya 1 juta orang yang tervaksin Covid-19 setiap harinya.

“Sementara kami siapkan setiap harinya 50 dosis vaksin Covid-19 untuk 50 orang pemohon SIM. Namun jika animonya besar, maka tak menutup kemungkinan dosisnya akan ditambah,” katanya, Kamis (24/6).

Dijelaskannya, bahwa program vaksinasi bagi pemohon SIM ini akan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Dimana pelaksanaannya sangat memperhatikan protokol kesehatan dan bagi pelanggarnya akan dikenakan sanksi sosial berikut tidak akan diprosesnya permohonan SIM yang diajukan.

“Pemberian vaksin tahap pertama ini selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan pelaksanaan pemberian vaksin kedua pada dua pekan selanjutnya. Pemberian vaksin itu bisa dilakukan kembali di sini atau di faskes sesuai domisili masing-masing dengan surat keterangan yang diberikan,” jelasnya.

Sementara itu, Doni Pratama, seorang pemohon SIM saat ditemui Koran Pantura di Satpas Satlantas Polres Probolinggo mengaku awalnya kaget dengan adanya syarat wajib divaksinasi untuk menerima SIM yang diajukannya.

Namun setelah mendapat penjelasan bahwasannya vaksin tersebut diberikan secara gratis, akhirnya dia pun bersedia untuk divaksin. “Saya pikir harus nambah biaya lagi, ternyata gratis. Lagipula saya memang sangat butuh SIM karena akan dipakai untuk bekerja di luar kota. Jadi mau tidak mau harus ikut vaksinasi agar SIM nya segera keluar,” terangnya. (tm/awi)


Bagikan Artikel