Politik & Pemerintahan

Bupati Tantri Launching Aplikasi Si TingTing


PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari, SE melaunching aplikasi khusus penyedia update informasi tracing dan testing Covid-19 bernama Si TingTing (Sistem Informasi Tracing dan Testing) pada awal Mei lalu. Aplikasi ini berguna sebagai sarana penyedia informasi yang cepat, tepat, akurat dan berkelanjutan bagi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya di pendapa Kabupaten Probolinggo, Bupati Tantri mengungkapkan aplikasi Si Ting Ting ini merupakan ide dan terobosan bersama yang tercetus pada awal  Februari lalu. Dalam Penanganan Covid-19, bukan hanya Pemkab Probolinggo yang sangat membutuhkan adanya aplikasi cerdas yang mampu menyajikan informasi awal terkait Covid-19 secara real time, melainkan juga seluruh Satgas Penanganan Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Diskominfo yang telah menterjemahkan ide ini dengan baik. Semoga ikhtiar ini mampu menjadi salah satu aplikasi dan tools yang memudahkan kita dalam proses pengambilan kebijakan dan tindak lanjut penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo yang lebih cepat, tepat dan akurat,” tutur Bupati Tantri yang juga menjabat Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo ini.

Bupati Tantri menjelaskan aplikasi tersebut dibuat khusus untuk Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan mampu segera diaplikasikan dengan baik oleh stakeholder, Satgas Penanganan Covid-19 dan masyarakat Kabupaten Probolinggo. “Manfaatkan aplikasi ini sebaik-baiknya untuk melayani  masyarakat. Maksimalkan fungsi dan manfaatnya jangan hanya dijadikan pajangan saja,” jelasnya.    

Lebih lanjut Bupati Tantri berharap, dengan tagline awal yang berbunyi “Dari Probolinggo untuk Indonesia”, agar inovasi Si Ting Ting ini kemudian menjadi salah satu inovasi daerah yang berkualitas dan menginspirasi daerah lain pada level regional maupun nasional.

“Karena saya pribadi belum pernah mendengar dan melihat sistem terintegrasi seperti ini di Indonesia. Dengan semangat bersama, kita awali inovasi ini di Kabupaten Probolinggo. Bukan untuk prestise, namun untuk mewujudkan pemerintah daerah dengan tata kelola SPBE yang lebih baik dari tahun ke tahun,” harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menerangkan bahwa kunci kerja aplikasi yang dibangunnya itu ada pada entri data atau update info data di setiap saat dan secepat mungkin secara real-time.

“Kami awali dari Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan yang berwenang memberikan info awal terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Sehingga info tersebut akan tersampaikan kepada seluruh pemangku level kebijakan di tingkat kabupaten dan kecamatan secara real-time dan rutin,” terangnya.

Selanjutnya, mantan Camat Sukapura ini menjabarkan bahwa aplikasi ini membutuhkan operator dari rumah sakit, Dinas Kesehatan, kecamatan dan puskemas. Setiap operator wajib untuk selalu memonitor dan mengupdate info terkait penanganan kasus Covid-19, baik tentang perkembangan dan tindak lanjut yang sudah dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Harapan kami, kehadiran Si Ting Ting ini mampu menjadi acuan dan pedoman bagi seluruh stakeholder Satgas Penanganan Covid-19 untuk mempercepat proses pencegahan, tindak lanjut dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Saat ini masih untuk level kecamatan, namun setelah evaluasi dan pengembangan mudah-mudahan aplikasi ini bisa sampai pada level desa dan RT/RW,” tandasnya.

Launching Si Ting Ting sebelumnya juga disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah H Soeparwiyono beserta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo. Sedangkan  untuk kepala Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo mengikuti momentum tersebut secara virtual melalui zoom meeting sehubungan dengan upaya pencegahan penularan Covid-19.

Pencanangan aplikasi ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama yang diwakili oleh Kepala Diskominfo, Kepala Dinkes, perwakilan Camat dan perwakilan Kepala Puskesmas. (tm/adv)


Bagikan Artikel