Politik & Pemerintahan

Kapolres Bantu Bayi Penderita Microcephaly

BANYUANYAR – Nur Fatimah, balita penderita penyusutan otak atau microcephaly asal Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar dikunjungi Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, Rabu (16/1). Dalam kunjungannya itu Kapolres secara simbolis menyerahkan bantuan berupa barang kebutuhan pokok untuk keluarga balita tersebut.

AKBP Eddwi Kurniyanto mengungkapkan pemberian bantuan barang berupa sembako dan perlengkapan bayi serta boneka untuk Nur  tersebut merupakan bentuk kepedulian polisi kepada masyarakat kurang mampu. Terlebih putri pasangan Sutrisno (60) dan Anisah (40) itu mengalami penyakit langka, yakni microcephaly.

“Jangan dilihat berapa banyak dan berapa nominal yang kami berikan. Tetapi ini murni dari lubuk hati kami yang terdalam, sebagai korps Bhayangkara dan bagian dari masyarakat. Sudah tugas kita bersama saling membantu dan meringankan beban sesama manusia,” kata AKBP Eddwi, kemarin.

Mendapatkan bantuan tersebut, Sutrisno mengaku sangat berterima kasih. Menurutnya,  bantuan tersebut sangat bermakna baginya yang sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh tani.  Penghasilannya sekitar Rp 25 ribu per hari.

“Penghasilan saya tak menentu. Makanya, sejak Nur lahir, kami merawatnya di rumah saja. Kadang saya bawa dia ke Posyandu atau ke bidan kalau pas ada sedikit uang. Dia sering nangis di rumah. Mungkin karena tidak kuat menahan sakit. Tetapi kami sudah berusaha dan akhirnya hanya bisa pasrah dengan kondisi ini,” ujarnya.

Sedangkan menyebutkan, putri pertamanya yang masih berusia 16 bulan itu sebelumnya memang sempat dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Namun kemudian di rujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

“Tetapi setelah itu kami bingung karena pihak rumah sakit minta kami membawa Nur untuk kontrol sebulan sekali. Jelas biayanya tidak sedikit bagi kami yang hanya buruh tani,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan