Politik & Pemerintahan

Bupati Pastikan Korban Banjir Dringu Terlayani


DRINGU – Setelah Dringu kembali diterjang banjir pada Rabu (10/3) sore, Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari dan suami, yaitu Wakil Ketua Komisi IV DPR RI H Hasan Aminuddin langsung datang berkunjung ke posko penanggulangan bencana di Dringu. Mereka  datang   untuk memastikan penanganan dan pelayanan terhadap korban banjir berjalan lancar.

Pasangan Bupati Tantri dan pimpinan Komisi IV DPR RI itu bahkan langsung memimpin rapat koordinasi untuk memastikan dampak banjir dapat tertangani dengan cepat dan tepat. Utamanya dalam hal penyaluran distribusi bantuan agar merata dan tepat sasaran sesuai kebutuhan para korban banjir.

Setelah memimpin rapat koordinasi bersama dengan para pejabat dari dinas terkait,  Bupati Tantri dan suaminya langsung mengecek aktifitas pendistribusian bantuan sosial di posko BPBD dan kegiatan memasak di dapur umum milik Tagana Dinsos Kabupaten Probolinggo.

Pada kesempatan itu Bupati Tantri memberikan semangat kepada para petugas Tagana dan BPBD kabupaten Probolinggo serta para relawan. “Tugas yang mulia ini, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tangguh dan berjiwa sosial tinggi. Tetap semangat dalam melayani para korban banjir, karena tugas mulia ini akan dicatat sebagai amal ibadah,” kata Bupati Tantri, Rabu malam itu.

Setelah memberikan semangat kepada para petugas Tagana dan BPBD serta para relawan, keduanya lantas langsung menuju tempat pengungsian. Lokasinya di gedung SDN Kedungdalem 1. Di tempat tersebut Bupati Tantri dan Hasan menyapa para pengungsi yang kebanyakan adalah para lansia dan anak-anak.

“Mbah sudah makan belum?” tanya Hasan yang merupakan mantan Bupati Probolinggo dua periode. Pertanyaan tersebut dilontarkan kepada salah satu nenek yang tengah beristirahat di salah satu ruang kelas yang dijadikan tempat pengungsian.

Nenek yang fungsi pendengarannya sudah berkurang itu menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban yang tidak sesuai. “Saya dari Madura, tapi lahir di Madiun.” kata nenek itu. 

Sontak jawaban tersebut mengundang gelak tawa Hasan dan Bupati Tantri serta rombongan. Tak ingin terlalu lama mengganggu waktu istirahat para pengungsi, akhirnya keduanya langsung bergegas pamit untuk kembali.

Sebelum itu, Hasan menyempatkan untuk memberikan bantuan pribadinya berupa sejumlah uang kepada para lansia dan anak-anak  di lokasi pengungsian tersebut.

Pada Rabu (10/3) malam itu tercatat ada sebanyak 76 orang yang mengungsi di SDN Dringu dan SDN Kedungdalem 1. Rinciannya sebanyak 55 pengungsi di SDN Dringu dan 21 pengungsi di SDN Kedungdalem 1.

“Ada 52 orang dewasa, 12 anak, dan 12 balita yang ada di pengungsian saat ini. Kondisinya semua baik-baik saja dan tetap dalam pengawasan kami,” kata Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo. (tm/iwy)


Bagikan Artikel