Politik & Pemerintahan

Bupati Tantri Serahkan Bantuan Sembako


DRINGU – Untuk meringankan beban para korban banjir Dringu, Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari Senin (8/3) pagi menyerahkan bantuan sembako. Ada 1.430 kepala keluarga atau 4.405 jiwa di Desa Kedungdalem dan Desa Dringu yang kemarin diberi bantuan sembako. 

Bantuan sembako yang diserahkan itu berupa beras sebanyak 6 kilogram per jiwa dan 2 liter minyak goreng dan 1 dus mie instan untuk masing-masing KK. Penyerahan bantuan itu pun dilakukan secara simbolis di lapangan Contong Desa Kedungdalem dan balai desa Dringu.

Bupati Tantri mengungkapkan, penyerahan ribuan paket sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Probolinggo kepada warga terdampak banjir di Desa Kedungdalem dan Dringu yang kebanjiran di penghujung Februari 2021.

“Semoga adanya bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak banjir. Semoga bencana banjir tidak terulang kembali,” ujar Bupati Tantri di hadapan warga penerima bantuan sembako.

Disebutkannya bahwa Pemkab Probolinggo menaruh atensi khusus untuk menangani permasalahan banjir di wilayah Dringu. Utamanya dalam hal upaya perbaikan tanggul yang jebol dan juga normalisasi sungai Kedunggaleng yang mengalami pendangkalan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemprov untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol dan juga normalisasi sungai tersebut. Alhamdulillah sudah sudah ada komitmen bersama untuk itu dengan Pemprov,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Ahmad Arif mengatakan, penyaluran bantuan ini akan disalurkan sesuai dengan jumlah korban banjir yang sudah di data sebelumnya.

Jumlah korban banjir di desa Kedungdalem terdapat 529 KK atau 1.764 jiwa dan di desa Dringu sebanyak 901 KK atau 2.641 jiwa. “Proses pendistribusiannya akan kami lakukan secara bertahap terhadap sasaran yang telah diassesment,” katanya.

Lebih lanjut, Ahmad menyampaikan bahwa bantuan sembako tersebut bersumber dari dana Tak Terduga (TT) Pemkab Probolinggo tahun anggaran 2021. Dimana pembagiannya dibagi yakni Dinsos menyediakan beras dan minyak goreng, sedangkan Disperindag menyediakan Mie Instan. “Untuk nilai anggarannya saya lupa berapa pastinya, yang jelas dibagi dengan Disperindag,” katanya.  (tm/iwy)


Bagikan Artikel