Politik & Pemerintahan

Nunggak PBB, Tunjangan Tak Cair


KRAKSAAN – Pemkab Probolinggo terus memberikan kemudahan terhadap pembayaran PBB. Salah satunya menggunakan aplikasi. Meski sudah dimudahkan, namun masih ada saja yang menunggak pajak. Maka akan ada sanksi khusus ASN, yakni tunjangan kinerja tidak akan cair.

Inovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan membayar PBB (pajak bumi dan bangunan). Aplikasi itu dinamakan E-PIPAD. Dengan aplikasi ini masyarakat dapat membayar PBB dengan mudah melalui aplikasi online tersebut.

Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari mengatakan, memberikan kemudahan dalam pelayanan membayar PBB, sebagai ikhtiar mendorong masyarakat semakin tertib pajak. Dengan aplikasi online E-PIPAD, masyarakat tidak perlu datang ke kantor pajak. Tetapi, tinggal mentransfer sejumlah dana lewat aplikasi.

“Masyarakat wajib pajak, tinggal mendowload aplikasi online E-PIPAD di playstore smartphone mereka. Kemudian ikuti panduannya selanjutnya, caranya mudah. Masyakarat bisa bayar pajak PBB lewat online. Tidak perlu datang ke desa, kantor pajak atau MPP. Aplikasi ini sangat pas di tengah suasana pandemi covid-19,” katanya.

Dorongan patuh dan tertib bayar PBB dikatakan Bupati, tidak hanya ditunjukan pada masyarakat umum. Tetapi, pihaknya juga tekankan pada ASN (aparatur sipil negara) di lingkup Pemkab Probolinggo untuk patuh dan tertib bayar PBB. “Kalau ditemukan ada ASN yang menunggu bayar pajak PBB, kami tidak akan berikan tunjangan kinerja mereka (ASN) yang nunggak itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Malang, Azka Subhan mengatakan, apresiasi pada Pemkab Probolinggo atas inovasi apliasik online E-PIPAD. Apalagi, saat ini tengah pandemi covid-19, mencegah terjadinya kerumunan. “Sisi lain, masyarakat tetap harus didorong untuk patuh dan tertib bayar pajak PBB,” ungkapnya. (rul/ra)


Bagikan Artikel