Politik & Pemerintahan

Ujian Nasional 2021 Ditiadakan


PROBOLINGGO – Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo memastikan bahwa tahun ini Ujian Nasional (UN) untuk seluruh jenjang pendidikan ditiadakan. Hal tersebut merujuk pada adanya Surat Edaran (SE) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang secara resmi meniadakan UN dan ujian kesetaraan tahun 2021 akibat pandemi Covid-19.

SE Mendikbud ini bernomor 1 tahun 2021 tentang Peniadaan UN dan Ujian Kesetaraan Serta Pelaksanaan Ujian Sekolah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 itu. SE ini menyatakan bahwa UN dan ujian kesetaraan tahun 2021 ditiadakan.

“Dengan ditiadakannya UN dan ujian kesetaraan itu, maka keduanya tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Adapun, kelulusan peserta didik akan ditentukan berdasarkan nilai rapor tiap semester, nilai sikap minimal baik dan mengikuti ujian yang diselenggarakan sekolah,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Edi Karyawan, Selasa (9/2).

Disebutkan bahwa sebagai gantinya ujian sekolah, bisa dilakukan dalam bentuk portofolio evaluasi nilai rapor, nilai sikap dan prestasi siswa penugasan tes secara luring atau daring dan bentuk kegiatan penilaian lain yang ditentukan sekolah. “Begitu juga dengan lulusan Paket A dan B,” terang Edi.

Sedangkan untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dengan ujian akhir semester. Bentuk-bentuk ujian akhir semester untuk kenaikan kelas antara lain, portofolio, penugasan, tes secara daring, dan kegiatan lain yang ditetapkan satuan pendidikan.

“Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh,” terangnya.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Probolinggo Kuswanto mengatakan, untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kelulusan juga bisa ditentukan lewat uji kompetensi keahlian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Termasuk di dalamnya yakni untuk program Paket C,” katanya.

Lebih jauh untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), nantinya akan dilaksanakan sesuai dengan Permendikbud Nomor 1 tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA dan SMK sebagaimana tercantum dalam Lampiran Surat Edaran atau dapat diunduh pada laman jdih.kemdikbud.go. id. “Kemendikbud juga nantinya akan menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan mekanisme PPDB daring,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel