Politik & Pemerintahan

2.218 Nakes di Probolinggo Sudah Divaksin


PROBOLINGGO – Hampir sepekan jalannya proses vaksinasi terhadap ribuan tenaga kesehatan (Nakes). Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Probolinggo telah sukses memvaksin sekitar 2.218 nakes atau 71 persen dari target nakes keseluruhan sebanyak 3.134 orang.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica menyebutkan bahwa dari total 3.134 nakes yang diundang untuk disuntik vaksin Sinovac, hanya sekitar 2.878 nakes atau 92 persen yang datang memenuhi undangan. Dengan kata lain, terdapat sekitar 256 nakes yang hingga Rabu (3/2) lalu belum datang memenuhi undangan vaksinasi tersebut.

“Dari jumlah kehadiran dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak tahap I dosis 1 bagi tenaga kesehatan yang dimulai Jumat, 29 Januari 2021 lalu, ketika dilakukan skrining di meja 2, tenaga kesehatan yang dapat divaksinasi sebanyak 2.218 orang (71 persen) dari total sasaran vaksinasi 3.134 orang,” ungkapnya, Kamis (4/2).

Disebutkannya bahwa terdapat 338 orang nakes atau 11 persen dari target total yang masuk daftar tunda. Sedangkan 334 orang nakes lainnya atau 11 persen lainnya yang dinyatakan tidak dapat diberikan vaksinasi Covid-19.

“Mereka yang ditunda ini karena beberapa penyakit seperti flu, batuk dan lain sebagainya. Sementara yang tidak diberikan terbanyak disebabkan pernah menjadi orang terkonfirmasi positif Covid-19, hamil/menyusui dan memiliki komorbid yang tidak direkomendasikan untuk diberikan vaksin Sinovac,” sebutnya.

Dokter Dewi menerangkan, dari 34 faskes pelayanan vaksinasi Covid-19, Puskesmas Gending adalah puskesmas yang tingkat kehadirannya mencapai 102,2 persen. “Dari kehadiran tersebut, yang divaksinasi 33 orang (71,7 persen), ditunda 7 orang (15,2 persen) dan 7 orang (15,2 persen) yang tidak dapat diberikan vaksinasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dokter Dewi menjelaskan selain itu ada 15 puskesmas dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen dari total sasaran vaksinasi. Dari total tenaga kesehatan yang hadir, prosentase tertinggi untuk sasaran yang sudah divaksinasi yaitu Puskesmas Krucil. Jumlah total sasaran tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Krucil sebanyak 36 orang dan jumlah yang hadir 100 persen. Jumlah yang divaksinasi sebanyak 35 orang dan tunda 1 orang.

“Sementara, capaian terendah berada di Puskesmas Paiton dengan prosentase kehadiran 84 persen atau 297 orang dari total sasaran 352 orang. Dari jumlah kehadiran tersebut, yang dapat divaksinasi sebanyak 256 orang, ditunda 31 orang dan tidak dapat diberikan vaksinasi sebanyak 10 orang,” jelasnya.

Dokter Dewi menambahkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dosis 1 bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo ditargetkan dapat selesai dalam minggu ini, sehingga pelaksanaan dosis 2 nanti dapat dilakukan pada minggu ke 2 bulan Februari.

“Kami terus mengawal capaian vaksinasi Covid-19 ini agar terus bertambah sehingga semua tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo mendapatkan vaksinasi Covid-19,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel