Politik & Pemerintahan

Pilkades 2 Mei


PROBOLINGGO – Agenda pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Probolinggo tahun 2021 rupanya sudah ditetapkan. Pemkab setempat berencana menggelarnya pada 2 Mei mendatang.

Hal itu disampaikan H. Hasan Aminuddin, suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI menyatakan, pilkades digelar pada bulan Ramadan.

“Saya berikan informasi terkini, tahun ini Pilkades akan dilaksanakan pada 20 Ramadan atau 2 Mei, atau tepat pada Ahad Pon. Insya Allah SK (Surat Keputusan) akan segera diterbitkan oleh Bupati,” kata Hasan saat membuka acara Muskercab I PCNU Kota Kraksaan di kantor PCNU setempat, Minggu (17/1).

Hasan mengatakan, ia perlu memberikan informasi tersebut kepada masyarakat. Sebab saat ini banyak masyarakat yang bertanya-tanya kapan pilkades akan dilaksanakan. Apalagi setelah ada penundaan pada 2020 lalu.

“Sehingga dengan adanya informasi ini, tidak akan ada lagi simpang siur berita terkait pelaksanaan Pilkades,” terang Mustasyar PCNU Kota Kraksaan ini.

Menurut Hasan, Kabupaten Probolinggo sudah berpengalaman melangsungkan pilkades di bulan Ramadan. Sehingga ia yakin penetapan tanggal pilkades itu tidak bermasalah. Bahkan kata Hasan, pelaksanaan pilkades di bulan Ramadan dapat menekan kemudaratan dalam pesta demokrasi desa tersebut.

“Probolinggo sudah mempunyai sejarah dengan melaksanakan Pilkadea pada bulan Ramadan sekitar 6 tahun lalu, dan terbukti itu mengurangi Mudarat. Itu mengurangi kemungkaran di para peserta dan penjudi,” tegasnya.

Dalam gelaran pesta demokrasi di tingkat desa tersebut, Hasan juga menegaskan calon kepala desa (cakades) tidak boleh berasal dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“PNS tidak boleh nyalon. Momen ini biar menjadi kesempatan warga sipil selain PNS untuk menjadi pemimpin,” ujarnya.

Hasan berharap pelaksanaan pilkades yang bertepatan dengan Ramadan dapat mengurangi angka golput. Ia juga berharap tidak ada lagi yang namanya money politic.

“Sehingga dengan ini, yang terpilih itu nantinya mampu mengemban amanah yang sebenar-benarnya,” tutupnya.

Perlu diketahui, pilkades dimaksud akan digelar di 62 desa. Hasan menerangkan, pada tahun ini akan ada 2 gelombang pilkades. Setelah pilkades Mei mendatang, akan ada pilkades gelombang berikutnya di 251 desa.

“Sekarang masih dibahas kapan pelaksanaannya. Insya Allah bulan 10 (Oktober). Masa jabatan kadesnya berakhir bulan 9 (September),” terang mantan Bupati Probolinggo dua periode ini. (ay/eem)


Bagikan Artikel